Tawarkan Sterilisasi yang Optimal, Harga Autoclave 100 Liter Berkisar Puluhan Juta Rupiah

Harga Autoclave 100 Liter - su-yoq8.en.made-in-china.comHarga Autoclave 100 Liter - su-yoq8.en.made-in-china.com

Autoclave adalah alat sterilisasi cara basah dengan menggunakan uap jenuh yang bertekanan tinggi. Temperatur yang biasa dipakai umumnya mempunyai suhu di atas 100⁰C dan bisa mencapai 650⁰C. Sterilisasi menggunakan autoclave dikenal sebagai sterilisasi yang paling baik jika dibandingkan dengan cara sterilisasi lainnya. Tak heran jika kemudian harga autoclave cukup mahal, apalagi yang kapasitasnya mencapai 100 liter.

Di ada beberapa autoclave 100 liter, misalnya autoclave 100 Liter LS-B100-L Gea yang dengan harga mulai Rp26,9 juta, kemudian Mico 40H100 100 liter harganya mencapai Rp80,5 juta per unit. Dengan menggunakan metode steam disinfector autoclave disebut-sebut dapat mensterilkan mikroorganisme patogen sampai ke sporanya.

Bahkan saat ini keberadaan autoclave dapat dijadikan alternatif untuk pengolahan limbah yang terjangkit (Covid-19). Menurut Direktur Eksekutif Environmental Conservation Organization (Ecoton) Prigi Arisandi, tak semua limbah medis tersebut harus diolah lewat pembakaran menggunakan insinerator.

“Limbah medis tidak semuanya harus dibakar di insinerator yang akan berpotensi meningkatkan emisi pencemar udara racun dioksin dan furan yang bisa menyebabkan kanker,” ujar Prigi, Kamis (16/4/2020), seperti dikutip dari Republika.

Prigi menjelaskan, pengolahan untuk limbah medis seperti sarung tangan, baju hazmat, botol selang infus, dan masker bisa juga menggunakan alat autoclave yang menggunakan sterilisasi untuk menghilangkan sifat infeksius limbah sebelum disimpan dan diolah.

Ia juga berharap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga berkoordinasi terkait sarana pengolahan limbah medis yang memadai untuk mencegah dampak kesehatan bagi petugas kebersihan rumah sakit serta pengelola sampah kota.

Limbah yang dihasilkan karena perawatan ODP seperti masker, sarung tangan dan baju hazmat harus dikumpulkan dan dikemas dalam wadah tertutup yang kemudian diangkut dan dimusnahkan di tempat pengelolaan limbah B3. Oleh sebab itu, perlu sosialisasi pada masyarakat terkait pengelolaan limbah medis yang dihasilkan rumah tangga, terutama yang mempunyai ODP.

“Untuk sampah masker yang dihasilkan masyarakat, sebaiknya pemerintah mengedukasi masyarakat untuk memisahkan sampah masker, kapas, tisu bekas, pembalut dan popok sekali pakai ke dalam wadah khusus sampah residu dalam plastik yang dibungkus rapat,” paparnya.

Loading...