ATV Kelas Medium, Berapa Harga Yamaha Raptor 250cc?

Yamaha Raptor 250cc - www.shpock.comYamaha Raptor 250cc - www.shpock.com

JAKARTA – ternyata tidak hanya meluncurkan sepeda motor roda dua. yang berbasis di tersebut juga memiliki berbagai ATV, salah satunya terangkum dalam seri Raptor. Sudah hadir dalam berbagai varian , mulai 90cc, 250cc, hingga 700cc, motor ATV Yamaha ini secara umum sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sepeda motor kebanyakan.

Menurut keterangan Super Adventure, ATV atau All Terrain Vehicle adalah sebuah kendaraan roda empat hampir mirip dengan mobil. Kendaraan ini sendiri memang khusus digunakan untuk olahraga ekstrem. Pertama kali dikenalkan di Amerika Serikat sekitar tahun 1985 silam, ATV semakin booming dan merambah banyak , termasuk Indonesia.

“Kendaraan ATV punya fungsi sebagai sarana hiburan, antara lain balapan atau sekadar jalan-jalan melihat pemandangan sekitar,” tulis Super Adventure. “Biasanya, olahraga yang satu ini dilakukan di berlumpur atau becek dan licin. Alasannya, karena sensasinya akan jauh lebih seru karena kalian akan beradu kecepatan dan berhadapan dengan berbagai rintangan.”

Seiring dengan semakin populernya ATV, sejumlah pabrikan otomotif pun mulai merilis kendaraan tersebut, termasuk Yamaha. Dilansir dari resminya, perusahaan berlogo garpu tala tersebut saat ini setidaknya menghadirkan ATV dalam berbagai seri, seperti Grizzly dan Kodiak untuk ATV Utility serta seri YFZ dan Raptor untuk ATV Sport.

Khusus untuk seri Raptor, Yamaha merilis berbagai model berdasarkan kapasitas mesin. Nah, untuk mereka yang tergolong kelas medium atau cukup andal memakai kendaraan ini, mungkin bisa menggunakan ATV Raptor berkapasitas 250cc. Di Indonesia sendiri, umumnya varian ini merupakan rakitan, tetapi menggunakan mesin Yamaha. Produk barunya sekarang ditawarkan dengan harga berkisar Rp17,7 jutaan per unit.

Yang perlu diingat, mengendarai ATV tidak sama ketika Anda menggunakan sepeda motor. Menurut Manager ATV, Generator and Instancy PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Indra Gumay, banyak yang menganggap cara membawa ATV sama seperti sepeda motor biasa. Padahal, berbeda dan membutuhkan adaptasi terlebih dahulu.

“Pertama, biasakan dahulu mengoperasikan gas bukan dari selongsong di setang, tapi dengan tuas yang ditekan jempol,” terang Indra. “Lalu posisi menikung juga penting. Ketika belok dan kendaraan miring ke arah tertentu, posisi badan harus melawan kemiringan kendaraan, bukan mengikuti. Fungsinya agar ATV tidak terbalik.”

Loading...