Model Beragam, Harga Alat Olahraga Sepeda Statis Jaco Mulai Rp1 Jutaan

Alat olahraga sepeda Jaco (sumber: lampost.co)Alat olahraga sepeda Jaco (sumber: lampost.co)

Meningkatkan imunitas tubuh dengan berolahraga di masa new normal seperti sekarang memang sangat penting. Tidak melulu harus dilakukan di luar rumah, juga dapat dilakukan secara mandiri di dalam rumah dengan memanfaatkan alat-alat kebugaran yang tersedia di pasaran. Selain treadmill, statis termasuk salah satu alat kebugaran yang disukai masyarakat. Jaco misalnya, menyediakan beragam statis dengan mulai Rp1 jutaan.

Terdapat beberapa sepeda statis merek Jaco, mulai dari yang termurah Jaco Magnetic Bike JC-900 dengan harga Rp1,48 juta, kemudian Magnetic Bike JC 289 seharga Rp1,98 juta, Magnetic Bike JC-189 dengan harga Rp2,28 juta, Row Bike JC 930A harganya Rp2,98 juta, Rope Bike JC 950 Rp3,88 juta, Horse Rider JC 983 Rp3,88 juta, Elliptical Bike JC 820 Rp5,48 juta, dan yang paling mahal Jaco Elliptical Bike JC-2288A seharga Rp7,48 juta. alat olahraga sepeda Jaco itu bisa dibeli di outlet-outlet resmi Jaco atau secara melalui resmi jaco.co.id.

Tak hanya orang-orang normal yang perlu berolahraga, penyandang disabilitas pun rupanya tetap dianjurkan berolahraga dengan memanfaatkan jenis latihan tertentu. Menurut Spesialis Olahraga, Michael Triangto, jenis olahraga oleh difabel adalah jenis olahraga yang ringan, dilakukan secara berulang, dan rutin pada waktu tertentu. Olahraga tersebut penting untuk menjaga jantung, paru-paru, dan imunitas tubuh.

“Kurva imunitas dan kesehatan tubuh seseorang yang berolahraga bila digambarkan seperti huruf J. Awalnya datar kemudian ketika berolahraga, maka imunitas tubuh semakin bagus penyakit dapat ditekan sampai ke bawah,” ujar dr Michael, seperti dilansir Tempo.

Lebih lanjut dr. Michael mengungkapkan, salah satu olahraga yang dapat dilakukan oleh penyandang disabilitas adalah menggunakan sepeda statis. Menurutnya, sepeda statis sangat baik untuk kalangan difabel yang mempunyai keterbatasan mobilitas, misalnya penyandang disabilitas netra. Ketika melakukan olahraga dengan sepeda statis, difabel netra cukup duduk pada sadel sembari mengayuh sepeda dalam jangka waktu tertentu. “Selama mengayuh, pengguna dapat mengatur waktu dengan menggunakan timer, sehingga ada notifikasi saat harus berhenti,” tandasnya.

Loading...