Hadirkan Kesan Etnik, Ini Kisaran Harga Bilik Bambu

Harga Bilik Bambu - www.bukalapak.comHarga Bilik Bambu - www.bukalapak.com

JAKARTA – Tembok dari batu bata memang lazim digunakan rumah-rumah zaman sekarang sebagai pembatas ruangan. Namun, apabila Anda berencana menghadirkan suasana tradisional dan asri dalam hunian Anda, tidak ada salahnya untuk menjadikan bilik sebagai ornamen pembatas ruang. Di sendiri, harga bilik bervariasi, namun relatif terjangkau.

“Bilik bambu adalah salah satu produk kerajinan bambu yang kaya akan pesan etnik, karena diproses secara tradisional melalui tangan-tangan kreatif,” tulis Dapur Bambu dalam situs resminya. “Dalam perkembangannya, bilik bambu sekarang memiliki beberapa macam , sehingga sangat cocok untuk merekonstruksi, restorasi, atau mendekorasi rumah, , cafe, dan lainnya.”

Di pasaran sendiri, setidaknya ada dua jenis bilik bambu yang sering , yaitu bilik hinis dan bilik daging (aten-aten). Bilik hinis adalah bilik bambu yang terbuat dari bambu yang dianyam sedemikian rupa, bisa polos atau corak/motif. Untuk dengan motif, biasanya terbuat dari dua jenis atau lebih bambu hinis, dengan dasar dari bambu apus dan bagian corak dari bambu hitam.

Sementara, untuk bilik daging atau aten-aten, terbuat dari bagian daging bambu, tanpa corak atau polos. Bilik daging ini umumnya dibuat dari bambu hitam atau bambu apus, dengan kelebihan harganya yang relatif murah, ringan, serta pengerjaan yang simpel. Namun, bilik daging ini diklaim lebih rentan terhadap serangan rayap dan tikus, serta memiliki warna yang kusam dan tidak kedap air.

Harga bilik bambu sendiri bervariasi, tergantung , , dan motif masing-masing bilik bambu. Di pasaran Tanah Air, bilik bambu dengan corak polos sekarang dijual dengan harga mulai Rp35.000 sampai Rp40.000 per meter atau Rp170 ribuan per lembar (2 x 2,5 m), sedangkan bilik bambu dari bambu hitam dan bercorak ditawarkan di kisaran harga Rp90 ribuan per meter.

“Bambu sendiri bisa dijadikan ribuan produk turunan, tidak hanya berupa anyaman untuk bilik, melainkan bisa dilaminasi seperti kayu atau serat pakaian,” terang Sekjen Perhimpunan Pelaku Usaha Bambu Indonesia, Dudi Darma Bakti, dilansir VOA. “Bambu memiliki potensi ekonomi yang besar. Sebatang bambu yang dipanen harganya Rp3.000 dan bisa diolah menjadi kursi dan gelas bambu senilai Rp300.000.”

Loading...