Gunakan Teknologi Terbaru Laser Excimer, Ini Biaya Operasi Mata Dengan Teknologi 6 Dimension Z-LASIK

Operasi Mata - (Sumber: eclecticnortheast.in)Operasi Mata - (Sumber: eclecticnortheast.in)

Umumnya orang akan merasa mengalami penurunan penglihatan ketika memasuki 40-an, bahkan jika penglihatan sebelumnya baik. Namun, ada beberapa orang lainnya yang belum mencapai tersebut, bahkan mulai dari kecil sudah memiliki masalah dengan penglihatan. Menurunnya fungsi ini tentunya berbeda pada setiap orang.

Untuk mengatasi masalah ini, mereka kerap kali menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan dapat berfungsi menjadi lebih baik. Penggunaan kacamata ini mungkin diterima bagi sebagian orang karena dianggap sebagai bagian dari kekurangan fungsi mata yang dialami, namun sebagian lainnya menganggap penggunaan kacamata atau alat bantu lainnya seperti lensa kontak justru menyiksa dan tidak praktis.

Berdasarkan faktor inilah, banyak orang dengan fungsi penglihatan yang terganggu menempuh cara ataupun alternatif lain demi bisa menyiasati kekurangannya. Cara yang ditempuh bisa melalui LASIK atau Laser Assisted In-Situ Keratomileusis. LASIK telah lama dikenal dan di kalangan masyarakat, tapi belum banyak yang mengetahui bagaimana prosedur dan LASIK.

Awal kemunculannya LASIK masih menggunakan pisau bedah, tapi seiring berjalannya waktu teknologi LASIK semakin berkembang dengan penggunaan sinar laser. ini jauh lebih baik karena menghasilkan sayatan yang jauh lebih halus, tipis, cepat dan akurat/presisi.

Saat ini telah muncul teknologi 6 Dimension Z-LASIK yang digunakan oleh beberapa di Indonesia. 6 Dimension Z-LASIK merupakan generasi terbaru Laser Excimer, yaitu LASIK tercepat di dunia dengan tingkat akurasi tinggi dengan keamanan lebih baik. Laser Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK) menjadi metode yang kini semakin banyak digunakan untuk mengoreksi kelainan refraksi, seperti mata minus, mata plus dan mata silidris.

“Tindakan Lasik dimulai dengan membuat lapisan tipis (flap) pada lapisan permukaan kornea mata. Flap kemudian dibuka dan bagian dalam kornea disinar dengan laser hingga terbentuk permukaan baru. Setelah penyinaran selesai, flap dikembalikan ke posisi semula dan proses Lasik pun selesai,” jelas Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM, Direktur Medik sekaligus Ketua Cataract & Refractive Surgery Service Jakarta Eye Center (JEC).

Namun ada beberapa syarat yang harus diperhatikan sebelum melakukan Lasik, yakni orang yang mengalami gangguan refraksi, seperti mata minus (rabun jauh atau myopia), mata plus (rabun jauh atau hipermetropia) dan mata silidris (astigmatisma), dan menggunakan kacamata. Usia di atas 18 tahun, orang di bawah usia 18 tahun belum diperbolehkan melakukan Lasik karena masih mengalami dan perkembangan, yang dapat mengubah anatomi mata dan bisa saja menambah refraksi pada mata.

Selain itu, pasien juga tidak ada tekanan mata tinggi, tidak ada infeksi, tidak sedang hamil, tidak ada gangguan pada retina, dan tidak ada masalah dengan katarak. Dalam melakukan Lasik, Dr Setiyo mengatakan hanya butuh waktu sekitar 15 menit untuk kedua mata. Untuk jenis pembedahan dengan teknologi 6 Dimension Z-Lasik ini, dikenai sekitar Rp22 jutaan untuk kedua mata.

Loading...