Gulirkan Program Beasiswa Tahfizh Qur’an (BTQ), Berikut Biaya Pesantren Ustad Yusuf Mansur

Saat ini, marak berdiri pondok pesantren yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga berfokus pada pengajaran pengetahuan agama Islam. Ada banyak pondok pesantren yang telah tersebar di banyak daerah di Indonesia, dan salah satu yang cukup adalah Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Quran yang diprakarsai oleh Ustad Yusuf Mansur.

Yusuf Mansur sendiri dikenal sebagai salah satu ustaz kondang di Indonesia. Melalui pondok ini, Yusuf Mansur menggagas Program Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA) yang mencetak penghafal Quran melalui gratis bagi para duafa. Visi Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Quran sendiri adalah melahirkan generasi pemimpin bangsa dan dunia yang saleh dan salihah sekaligus berkarakter Qurani serta berjiwa entrepreneur dalam membangun peradaban Islam masa depan.

Bulan Maret 2018 lalu, PPPA Daarul Qur’an genap berusia 11 tahun. Dan dalam 11 tahun kiprahnya di dunia dakwah Al-Qur’an Indonesia, lembaga ini terus mencanangkan sejumlah program guna mencetak sumber daya manusia Indonesia berbasis tahfizhul Qur’an.

Bila sebelumnya ada gerakan rumah tahfizh, yang kini telah berdiri di Indonesia dan luar negeri, PPPA kini menggulirkan program beasiswa tahfizh qur’an (BTQ) yang menyasar mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi negeri untuk diberikan bantuan pendidikan sekaligus ilmu kepemimpinan berdasar tahfizhul Qur’an.

“Lewat program ini kami berharap nantinya hadir pemimpin-pemimpin Indonesia yang tidak hanya cerdas dalam pemikiran tetapi juga cerdas secara rohani sehingga bisa membawa negeri ini menjadi negeri yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Tarmizi Ashidiq, Direktur Eksekutif PPPA Daarul Qur’an, kepada Islampos.com.

Menurut Tarmizi, banyak -anak cerdas di Indonesia yang terpaksa tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi karena keterbatasan biaya. Maka lewat program BTQ ini diharapkan bisa mewujudkan mimpi sekaligus harapan mereka untuk berbuat yang lebih baik tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat luas.

Pada tahun 2018 ini, PPPA Daarul Qur’an kembali membuka baru. Untuk bisa mengikuti di pesantren ini, calon santri baru wajib memenuhi beberapa persyaratan, seperti membeli formulir pendaftaran dan mengisi form dengan lengkap dan jelas, menyerahkan fotokopi dokumen seperti akta kelahiran, KK, ijazah, KTP orang tua, dan dokumen lainnya. Serta wajib mengikuti ujian atau seleksi masuk pesantren

Untuk biaya pendidikannya, terdiri dari biaya formulir pendaftaran, uang masuk, dan uang SPP per bulan. Misalnya biaya sarana dan prasarana jenjang SMPIT DQM maupun SMAIT DQM dibanderol dengan mulai Rp10.500.000 hingga Rp11.500.000. Sedangkan untuk dana pengembangan SDM & Media sebesar Rp860 ribu. Sementara biaya SPP bulanan terdiri dari dua pilihan yakni pilihan 1 sebesar Rp1.450.000 dan pilihan 2 sebesar Rp1,6 juta. Pendaftaran santri baru di pondok pesantren ini sudah dibuka mulai detik ini melalui jalur online.

Loading...