Grafik Harga Tunjukkan Kondisi Oversold, Bitcoin Diprediksi Bakal Alami Reli Korektif

hari ini, Minggu (16/9), harga bitcoin turun tipis 0,30 persen ke posisi USD 6.496,55 atau sekitar Rp 96,2 jutaan - rollingout.com

Pada hari Jumat (14/9) lalu, grafik mencapai level tertinggi 8 hari di angka 6.596, namun kemudian turun kembali. Perolehan tersebut adalah level tertinggi sejak 6 September 2018. Di tengah kondisi bullish, BTC turun dengan cepat sekitar USD 200 dan diperdagangkan pada level USD 6.450 naik dari level terendah harian di angka USD 6.355. Penurunan yang tiba-tiba tersebut bisa mengarahkan untuk mempertanyakan apakah reli korektif tersebut masih akan berlanjut atau tidak, namun grafik menunjukkan jalur resisten setidaknya masih naik.

Sementara itu, pada hari ini, Minggu (16/9), harga bitcoin turun tipis 0,30 persen ke posisi USD 6.496,55 atau sekitar Rp 96,2 jutaan setelah dibuka pada level USD 6.515,90. Sepanjang hari ini bitcoin telah diperdagangkan pada kisaran USD 6.478,57 hingga USD 6.517,69 dengan pangsa sebesar USD 112 miliar, demikian seperti dilansir dari CoinDesk Bitcoin Price Index.

Penurunan bitcoin dari level tertinggi mendekati USD 6.600 kemungkinan terkait dengan perbedaan bearish dari relative strength index (RSI) atau indeks kekuatan relatif yang terlihat dalam grafik harian. Menurut analis CoinDesk, Omkar Godpole, RSI memiliki bias bearish namun diimbangi oleh rata-rata pergerakan 50 jam, 100 jam, dan bahkan 200 jam pergerakan rata-rata (Moving Averages/MA) yang masih bullish, terlepas dari RSI yang menjadi bearish.

“BTC telah mundur dari level tertinggi delapan hari, tetapi pemulihan teknis masih utuh. bisa berkonsolidasi sekitar USD 6,400 dalam beberapa jam ke depan sebelum melanjutkan perjalanan menuju USD 6.800,” kata Godpole.

Kemudian pada Sabtu bitcoin dibuka pada harga di bawah USD 6.500, yakni USD 6.492. Sekitar satu jam terjadi penurunan tiba-tiba hingga level USD 6.353, namun terjadi pemulihan yang sama cepatnya ke posisi USD 6.566. Hari ini harga bitcoin diprediksi terus naik.

Namun tampaknya langkah bitcoin tidak mudah. Pasalnya menurut data dari Williams %R, sebuah osilator analisis teknis yang menunjukkan kondisi oversold atau overbought dari suatu aset, menyatakan bahwa bitcoin saat ini mengalami kondisi yang sangat oversold. Williams Percent Range (WPR) dari bitcoin menuju level -83 persen. Dalam WPR, skala -80 hingga -100 persen dianggap kondisi oversold.

Menurut para analis, kondisi oversold dari bitcoin yang ditunjukkan oleh WPR dapat menyebabkan reli korektif jangka pendek di waktu yang akan datang, sehingga memungkinkan bitcoin keluar dari level resisten utama di USD 6.900.

Loading...