Gold Spot Tengah Melejit, Harga Emas Antam Justru Stagnan Rp 589 Ribu

Emas

Jakarta – Pada penutupan Jumat (28/4) gold spot naik 3,96 poin atau 0,31% ke level USD 1.268,28 per troy ounce. Sepanjang tahun ini harga telah meningkat 10,15%. Menurut Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra, permintaan semakin tinggi karena lemahnya data PDB Amerika Serikat.

Berdasarkan data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS periode kuartal I/2017 yang dirilis Jumat (28/4) lalu, kategori advance turun jadi 0,7% dari proyeksi para ekonomi sekitar 1,3% dan triwulan IV/2016 yang sebesar 2,1%.

Perhatian kini juga sedang terfokus pada pengajuan rancangan anggaran seperti RAPBN dan juga 100 hari kepemimpinan Presiden . Apabila kongres menolak RAPBN, maka harga emas dunia kemungkinan akan kembali melonjak. “Jika parlemen menolak RAPBN, seperti yang pernah terjadi pada pemerintahan Obama dulu, harga emas bisa langsung melonjak ke US$ 1.300 per troy ounce,” jelas Putu.

Sementara itu harga emas batangan domestik milik PT Aneka Tambang (Antam) pada hari Sabtu (29/4) cenderung stagnan. Berdasar situs Logam Mulia, harga 1 gram emas Antam bertahan pada posisi Rp 589.000, sama seperti harga Jumat (28/4) lalu.

Demikian pula dengan harga rata-rata 1 gram emas pecahan 500 gram yang berkisar Rp 549.600 per gram. Sedangkan harga pembelian kembali (buyback) emas Antam pada Sabtu juga bertahan di angka Rp 534.000 per gram.

Sebagai , berikut harga emas batangan PT Aneka Tambang dalam berbagai pecahan:

Berat EmasHarga
1 gramRp 589.000
5 gramRp 2.800.000
10 gramRp 5.510.000
25 gramRp 13.800.000
50 gramRp 27.550.000
100 gramRp 55.050.000
250 gramRp 137.500.000
500 gramRp 274.800.000
Loading...