Go Internasional, Susu Real Good Ukuran 60 ml Dijual Sekitar Harga Rp 1.200 Per Pcs (Satuan)

susu, real, good, dua, variasi, RG, Milk, Fruity, bentuk, kemasan, dan, ukuran, 60ml, harga, per, satuan, sekitar, Rp 1.200, produk, 24 pcs, 48pcs, ekspor, pasar, Asia, Tenggara, Myanmar, pabrik, Boyolali, Jawa, TengahSusu Realgood (youtube: RR)

Real Good merupakan salah satu dari PT So Good Food. Sebelumnya, Real Good diproduksi oleh PT Greenfields Indonesia pada tahun 2013. Real Good diproduksi dari segar yang diperoleh dari para di daerah Boyolali dan sekitarnya. Untuk memastikan ketersediaan segar, PT So Good Food bekerjasama dengan GKSI (Gabungan Koperasi Indonesia) wilayah Jawa Tengah.

Real Good memiliki tiga tipe atau bentuk kemasan, yaitu TFA (Tetra Fino Aseptic) yang disebut dengan bantal, TPA (Tetra Prism Aseptic) disebut dengan prisma, EAA (Ecolean Aseptic Air) disebut dengan teko.

Sedangkan, untuk variasi produk, Susu Real Good (RG) memiliki dua variasi, yaitu RG Milk dan RG Fruity dengan bentuk kemasan dan ukuran yang beragam, di antaranya Real Good ukuran 60ml. per satuan dijual sekitar Rp 1.200. Selain dijual satuan, produk susu tersebut juga dijual dalam jumlah 24 pcs dan 48 pcs.

Produk susu dari Boyolali tersebut berhasil menembus internasional. Produknya sudah mulai diekspor hingga ke Myanmar. Hal tersebut dikatakan oleh Head of Manufacturing PT So Good Food Boyolali, Roy Heru Wibowo. “Pabrik So Good Food di Boyolali ini setiap hari menyerap 30 ton-40 ton susu dari Boyolali dan wilayah lain,” katanya.

Sementara itu, pabrik susu kemasan siap konsumsi tersebut memulai mengekspor produknya ke Myanmar. Menurut Roy, ekspor ini merupakan langkah pertama membuka pintu persaingan internasional di Asia Tenggara, sekaligus sebagai upaya eksistensi pabrik agar tidak hanya bermain di pasar domestik.

Dengan target ekspor 10.000-20.000 karton setiap bulannya, PT So Good Food memulai dengan mengekspor 5.000 karton ke Myanmar. Menurut Roy, angka tersebut masih kecil dibanding dengan produksi perusahaan yang dapat mencapai 2.000.000 karton.

“Namun, ini sebagai langkah awal untuk membidik negara lain seperti Laos, Kamboja, dan Vietnam. Saat ini yang menjadi andalan untuk diekspor yakni kemasan bantal, sementara kemasan lain bakal menyusul.”

Ia berharap dengan ekspor perdana tersebut diharapkan bisa mengangkat tingkat kehidupan masyarakat. “Kami harapkan bisa mengembangkan dan bersinergi dengan pengusaha dan warga setempat,” imbuh Roy.

Langkah PT So Good Food Indonesia untuk melakukan ekspor tersebut disambut positif oleh Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat. Beliau mengatakan bahwa ekspor susu merupakan langkah penting untuk mendorong pertumbuhan di Boyolali. “So Good menyerap sebagian besar susu dari KUD dan tenaga kerjanya 70 persen dari masyarakat sekitar,” ucapnya.

Ia sendiri ikut menyaksikan ekspor perdana susu Real Good yang memiliki pabrik susu di Boyolali Jawa Tengah itu. Apreasiasi juga ditunjukkan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita.

“Mengekspor produk susu bukanlah hal yang mudah karena selain harus menghadapi persaingan global dengan negara produsen susu Eropa, Amerika, New Zealand, dan Australia yang dikenal menghasilkan susu kualitas tinggi, juga harus sesuai dengan Peraturan Perdagangan Internasional. Selain itu, juga harus sesuai dengan standar SPS (Sanitary PhythoSanitary) negara pengimpor serta memenuhi persyaratan jaminan keamanan pangan internasional (Codex Alimentarius),” kata Ketut Diarmita.

Loading...