Gigi Patah dan Harus Ditambal? Ini Kisaran Biayanya

Harga, biaya, tambal, gigi, patah, klinik, swasta, Jakarta Selatan, Jakarta, penambalan, wilayah, rumah sakit, BPJS, ditanggung, perawatan, pembuatan, crown, mahkota gigi, saluran, akar, pulpa, saraf, dicabut, palsu, dokter, cedera, area, mulut, rahang, tekanan, aliran, darahDokter gigi menangani pasien (sumber: corsodyl.co.uk)

Gigi termasuk salah satu organ yang dikenal sangat tangguh. Meski begitu, ada berbagai hal tak terduga yang bisa menyebabkannya rusak dan bahkan patah. Karena satu atau lain hal, gigi bisa patah sebagian atau bahkan hampir seluruhnya, hingga terkesan ompong.

Cedera yang menghasilkan tekanan besar pada area rahang adalah penyebab tersering dari gigi patah. Misalnya, jatuh tersungkur hingga wajah terantuk permukaan aspal; wajah terbentur kemudi mobil saat terlibat kecelakaan lalu lintas; sampai cedera olahraga, misalnya wajah terhantam tendangan bola. Pukulan benda tumpul ke wajah selama perkelahian juga dapat menyebabkan cedera pada area mulut dan gigi.

Selain karena trauma, menggigit sesuatu yang keras dan mengunyah makanan terlalu kencang juga berisiko membuat gigi patah. Risiko ini terutama tinggi pada orang-orang yang giginya sudah lebih dulu bermasalah, seperti berlubang, ditambal, sudah pernah menjalani root canal, hingga terkikis karena punya kebiasaan mengencangkan rahang atau menggemeretakkan gigi (bruxism).

Gigi yang sudah lemah atau tidak utuh tersebut berisiko mudah patah karena dipaksa menahan beban lebih besar dari kemampuan gigi. Tekanan besar itu akhirnya meretakkan permukaan gigi dan membuatnya patah.

Gigi yang patah sedikit umumnya tidak terasa sakit. Kebanyakan justru pemicunya yang menyebabkan sensasi nyeri di sekitar mulut dan rahang. Misalnya akibat jatuh atau terpukul. Untuk mengatasi sakitnya, Anda bisa segera minum pereda nyeri seperti paracetamol dan berkumur air garam hangat jika gusi terasa nyut-nyutan. Apabila ada perdarahan dalam mulut, tekan sumber lukanya dengan kapas steril hingga aliran darahnya berhenti.

Terlepas dari seberapa kecil patahannya dan apapun penyebabnya, Anda harus segera memeriksakan diri ke dalam 24 jam setelah kejadian. Sebab, patahnya gigi dapat menyebabkan saraf gigi mati secara perlahan. Apalagi jika bagian dalam gigi (dentin) sampai terbuka dan terekspos. Gigi yang mati (nekrosis) dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti timbulnya abses atau nanah pada gigi. Hal ini mengakibatkan meningkatnya risiko infeksi pada gigi.

Jika Anda masih memiliki sisa patahannya, bawa serta ke . “Pada beberapa kasus, patahan gigi bisa langsung dipasang kembali dengan tambalan,” kata drg Melia dari laman Hello Sehat. Namun, cara penanganannya juga akan tergantung pada seberapa luas dan dalam patahnya gigi tersebut. Jika patahan gigi mencapai email atau dentin, gigi yang patah dapat ditambal langsung.

gigi patah cukup bervariasi, tergantung kondisi gigi dan di mana Anda melakukan penambalan. Sebagai patokan tambal gigi di klinik swasta wilayah Jakarta Selatan sekitar Rp300.000 sampai Rp700.000. Di beberapa rumah sakit, penambalan gigi patah ditanggung oleh .

Namun, jika patahan gigi sampai memperlihatkan pulpa (saraf gigi), gigi harus dirawat terlebih dahulu sebelum ditambal atau dibuatkan mahkota tiruan (crown gigi). Apabila patahan meluas hingga akar, biasanya sisa gigi yang ada harus dicabut dan diganti dengan gigi palsu.

Perawatan saluran akar tiap kunjungan akan dibanderol dengan Rp150.000 – Rp300.000, dan biasanya dibutuhkan sekitar 5 kali kunjungan. Sedangkan biaya untuk pembuatan crown mulai sekitar Rp3 juta dan seterusnya. Perawatan yang ditanggung BPJS hanya penambalan gigi saja.

Loading...