Getol Kampanye Listrik Prabayar, Ini Biaya Pasang Listrik Baru 900 Watt

Pasang Listrik Baru 900 Watt - jateng.tribunnews.comPasang Listrik Baru 900 Watt - jateng.tribunnews.com

Saat ini, PT (PLN) (Persero) memang sedang getol mengampanyekan agar beralih dari pasca-bayar ke token atau prabayar ( pintar). Nah, jika pelanggan ingin memasang baru dengan kapasitas 900 Watt (900 VA), biayanya saat ini sebesar Rp823.000, ditambah dengan token Rp18.182 dan PPJ 10 persen sebesar Rp3.000.

“Jadi, biaya pemasangan listrik baru daya 900 Watt ini totalnya sebesar Rp866.000 dan ini di luar biaya materai. Kalau biaya materai, memang menjadi tanggung jawab pelanggan yang mendaftar,” jelas Kepala PLN Rayon Teluk Kuantan, Darmansyah, seperti dikutip dari Halloriau. “Selain biayanya yang murah, pemasangan listrik baru PLN sekarang juga lebih mudah.”

Di samping itu, Darmansyah menambahkan bahwa pelanggan juga berkewajiban membayar biaya Laik Listrik (LSO) yang hanya sebesar Rp80.000 jika ingin memasang listrik baru. Proses pembayaran pasang listrik baru ini bisa dilakukan di loket pembayaran (payment point) melalui atau Kantor Pos, dan juga bisa dibayar lewat ATM.

“Pihak PLN akan melaksanakan penyambungan setelah pelunasan biaya. Sebelum penyambungan, pelanggan dapat menunjukkan Sertifikasi Laik Listrik (LSO) dan menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik,” sambung Darmansyah. “Dalam jangka waktu tiga hari, sudah bisa kami pasang, sehingga pelanggan tidak harus menunggu terlalu lama.”

Sementara itu, Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jateng-DIY, Hadian Sakti Laksana, secara terpisah mengatakan bahwa makin tingginya pengguna listrik prabayar, menunjukkan jika masyarakat pelanggan listrik makin sadar akan keuntungan yang diperoleh. Keuntungan dari pemakaian listrik prabayar salah satunya pelanggan terbebas dari kesalahan pembacaan meter dan denda biaya keterlambatan jika terlambat mengisi.

“Kalau pakai listrik pintar, pulsa habis dan tidak segera diisi, maka listrik tidak menyala, tetapi pelanggan tidak dikenakan biaya keterlambatan seperti halnya listrik konvensional,” ujar Hadian. “Keuntungan lainnya, yaitu tidak ada biaya abonemen dan pelanggan PLN juga terbebas dari uang jaminan langganan.”

Loading...