Genjot Penjualan Lewat Program Trade In, Ini Harga Tukar Tambah Samsung Galaxy S8

Harga, trade in, tukar, tambah, konsumen, gadget, samsung, galaxy, s8, s8+, s9, s9+, note 8, smartphone, kartu, kredit, premium,Samsung Galaxy S8 (engadget.com)

Penjualan melalui program trade in atau tukar tambah memang menarik konsumen dan pecinta gadget. Hal ini dibuktikan dalam beberapa kali digelar, program trade ini berhasil meningkatkan penjualan seperti Samsung.

“Kami sudah sering melakukan penjualan lewat trade in. Respons selalu positif. Sehingga kami gelar terus agar konsumen bisa mendapatkan smartphone yang diinginkan, apalagi adanya banyak dukungan dari perbankan lewat pembayaran via kartu kredit,” terang  Area Sales Manager Divisi IM/HHP Samsung Jawa Timur, Adi Purnomo,, dilansir dari Tribunnews.

Pada saat diadakan program trade in, Samsung kerap kali memasang premium yang tergolong masih baru, seperti Samsung S8, Samsung S8+, Galaxy Note 8, ataupun Galaxy S9 dan S9+.

Dalam hal ini, diakui Adi, peran perbankan melalui dengan kartu kredit, cukup menarik konsumen untuk menukarkan ponsel lamanya dengan seri baru Samsung. Apalagi ponsel lamanya dihargai cukup tinggi, yang bisa meringankan dalam menambah pembayaran harga Samsung S8 atau S8+. Ia mengaku optimis pasar akan merespons positif, karena dalam penjualan selama ini, seri S8 – S8+ cukup memberi kontribusi yang besar.

Pada saat pertama kali diluncurkan, seri S8/S8+ berhasil meningkatkan penjualan all series Samsung dalam jumlah yang cukup besar. Kontribusinya mencapai 40 persen, alias lebih besar dibanding seri S7 yang kontribusinya hanya sekitar 20 persen. Harga Samsung Galaxy S8 sendiri dijual secara resmi di dengan harga kisaran Rp10,5 juta, dan Galaxy S8+ secara umum masih berkisar di Rp12 jutaan.

Namun dengan trade in, aneka merek dan seri smartphone lainnya, bisa dibeli dengan harga mulai Rp2,9 juta – Rp3,5 jutaan untuk seri S8, bila yang ditukarkan adalah Iphone 7 plus, hingga Rp10.649.000 untuk S8+ bila seri yang ditukarkan adalah Iphone 4S. Untuk penukaran Galaxy A3 (2015) ke Galaxy S8, konsumen harus membayar Rp 8,1 juta, sementara untuk LG G6 Rp4,8 jutaan.

Selain brand Iphone trade in juga menerima brand dan seri lainnya, diantaranya Samsung seri Galaxy, Apple, LG, Motorolla, Oppo, Blackberry, HTC, Huawei, Lenovo, Asus, Xiaomi, dan Sonny. Namun hingga saat ini, Samsung disebut-sebut masih menjadi brand yang menguasai pasar smartphone Surabaya dan Jatim hingga lebih dari 70 persen.

Dalam penjelasan di halaman web program trade-in, pihak samsung mengatakan, semua ponsel pintar milik konsumen yang akan dilakukan trade-in, akan melewati proses pemeriksaan kondisi oleh panitia penyelenggara. Keputusan panitia ini dianggap mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Semua unit Galaxy S8 yang telah ditukar, wajib untuk melewati proses buka boks, aktivasi, dan pengambilan kartu garansi dan stiker IMEI.

Untuk konsumen yang tertarik untuk mengikuti program trade in ini, jangan lupa untuk melakukan back-up data ke penyimpanan lain, karena Samsung Indonesia akan melakukan factory reset terhadap seluruh ponsel yang ditukar setelah transaksi selesai. Karena panitia program trade-in hanya menyediakan fasilitas smartswitch untuk data kontak saja.

Loading...