Gencar Promosi, Omzet Usaha Kue Kering Kiloan Bisa Tembus Ratusan Juta Rupiah

Selain menyibukkan diri dengan urusan rumah, para rumah tangga sebenarnya juga bisa menjajal bisnis dengan dimulai dari keahlian yang dimiliki dan juga hal-hal yang disukai, misalnya saja dengan memulai usaha kering.

Para yang gemar memasak tentunya sudah tak asing lagi dengan kue kering. Kue-kue kering ini biasanya menjadi santapan utama ketika momen perayaan besar seperti lebaran, , atau pesta-pesta lainnya.

Di samping variannya yang banyak, kue kering termasuk makanan yang cukup tahan lama. Sehingga untuk memulai bisnis ini pun tak perlu khawatir tidak laku, sebab Anda bisa memulai berjualan kue kering kiloan ke tetangga-tetangga dekat rumah atau ke teman-teman terdekat Anda.

Jangan salah, hanya dari berbisnis kue kering saja seorang pria 29 tahun bernama Jodi Janitra kini mampu meraup omzet rata-rata mencapai Rp 120 juta. Jika ada momen khusus seperti Natal, Imlek, dan Idul Fitri, omzet yang diraih Jodi bisa tembus hingga Rp 200 juta.

“Pas saya tamat SMA, saya bertekad untuk membuka usaha yang lebih serius lagi,” ujar pria yang merintis bisnis sejak tahun 2008 ini.

Meski sama sekali tidak bisa membuat kue, Jodi mengajak orang tua, tante, dan sepupunya untuk membuat resep kue kering. “Jadi, kami bagi tugas. Mereka yang membuat kue, saya yang urus dan ,” paparnya.

Kini Jodi telah mempunyai pabrik pembuatan kue sendiri di Bojong Koneng, Bandung dengan mempekerjakan 1.000 karyawan. Untuk kue kering saja, kapasitas dalam sehari mencapai 6 ton atau setara 12.000 toples. Karena gencar promosi, usaha kue keringnya pun tidak hanya laku keras saat momen tertentu saja, tetapi terus menghasilkan keuntungan sepanjang tahun.

Bahkan khusus untuk lini brand kue kering premium miliknya kini juga telah diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia, Hong Kong, dan Kanada.

Loading...