Gara-Gara Tax Amnesty, Tarif Konsultan Pajak Tembus Rp 250 Juta

program tax amnesty - bisniskeuangan.kompas.com

Jakarta – Selain memberikan tambahan penerimaan pendapatan untuk , rupanya atau pengampunan juga memberikan keuntungan yang berlipat ganda untuk kalangan konsultan .

Ketua Komite Tetap Perbankan Umum, BUMN dan BUMD, Kamar Dagang dan (Kadin), Irman A Zahiruddin mengungkapkan pengalamannya ketika mengikuti tax amnesty. Menurut Irman, untuk ikut program tax amnesty ia memerlukan bantuan konsultan pajak lantaran tak semua prosedur dapat dilakukan sendiri.

“Saya bertemu tiga konsultan pajak itu memberikan Rp 250 juta, kedua memberikan Rp 120 juta, ketiga Rp 25 juta. Jadi akhirnya saya membeli paling murah,” ujar Irman.

Para konsultan pajak sendiri berani untuk memasang yang cukup tinggi karena beranggapan bahwa program pengampunan pajak adalah kebijakan yang tak mudah dipahami oleh berbagai lapisan . Keberadaan konsultan pajak memang cukup dibutuhkan supaya seseorang dapat mengikuti tax amnesty dengan perhitungan benar dan tepat waktu.

Irman pun berharap agar pemerintah lebih giat lagi dalam melakukan sosialisasi tax amnesty maupun program-program yang akan datang. “Menelepon customer service, layanan pajak, nggak mungkin (dilakukan sendiri) karena banyak sekali pertanyaan periode kedua. Oleh karena itu, saya imbau untuk memberikan sosialisasi ke konsultasi pajak, meminta mereka mempack harga, karena program pemerintah yang harus disukseskan mereka. Jangan charge Rp 250 juta. Itu kan kesempatan,” kata Irman.

Direktur Perpajakan Internasional, John Hutagaol pun mengimbau para konsultan perpajakan supaya memasang tarif dengan biaya yang wajar agar dapat meringankan masyarakat yang hendak mengikuti program tax amnesty. Terutama karena tak semua masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam tax amnesty memiliki biaya yang cukup untuk membayar konsultan pajak.

Loading...