Gaji Honorer Kota Malang Mulai Tahun Depan Dijanjikan Bakal Naik

Guru Honorer - www.i-gurumuslim.comGuru Honorer - www.i-gurumuslim.com

Gaji guru honorer atau guru tak tetap di Malang rupanya akan dinaikkan mulai tahun 2019 depan. Dinas (Disdik) Kota Malang mengungkapkan bahwa pihaknya akan menaikkan gaji seluruh tenaga honorer di Kota Malang sesuai upah minimum kota (UMK).

Menurut Kepala Disdik Kota Malang Zubaidah, saat ini tidak ada masalah dengan gaji tenaga honorer di Kota Malang. Sebab kabarnya gaji tenaga honorer Kota Malang justru telah sesuai dengan upah minimum kota (UMK) sebesar Rp 2,2 juta. “Saat ini masih pegawai honorer tingkat SMP yang gajinya sudah sesuai UMK,” kata Zubaidah, bulan Mei 2018 lalu, seperti dilansir Metrotvnews.

Lebih lanjut Zubaidah menyebutkan ada 3.000 pegawai tak tetap yang bekerja di bidang pendidikan di Kota Malang. Tenaga yang bekerja di pendidikan mencapai 70% dan gaji atau penghasilan mereka menjadi tanggungjawab , sedangkan sisanya ada di bawah wewenang yayasan atau swasta. “Tapi pemkot juga memberikan hibat atau honor tambahan untuk guru honorer di swasta sekitar Rp 500 ribu per bulan untuk satu orang,” beber Zubaidah.

Pemberian gaji sesuai UMK kini telah diberlakukan untuk tenaga honorer di tingkat SMP. Namun Pemkot Malang sedang menggodok rencana kebijakan penetapan gaji sesuai UMK tersebut untuk tenaga honorer di tingkat SD. “SD Insya Allah tahun depan. Jadi bertahap. Sebab, SD jumlahnya banyak. SDM-nya masih kita tata lebih dulu untuk tenaga administrasinya,” sambung Zubaidah.

Tak jauh berbeda, di wilayah Kabupaten Malang pun pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berencana menaikkan alokasi untuk tunjangan dan gaji pegawai kontrak atau honorer tahun 2018 ini. “Sebagai kompensasi beban kerja yang tinggi, ada kenaikan gaji dan tunjangan tahun ini,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah.

Kenaikan gaji tersebut disesuaikan dengan eselon tiap pegawai. Sebagai , untuk staf tambahan pendapatannya berkisar Rp 392-552 ribu. Skema gaji nantinya juga didasarkan pada ijazah terakhir pegawai kontrak. Misalnya pegawai berijazah SMA dan sederajat naik dari Rp 1,5 juta jadi Rp 1,8 juta per bulan, sedangkan pegawai dengan ijazah S1 naik dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 2 juta.

Loading...