Gagal Pertahankan Momentum, Harga Ethereum Anjlok ke $ 258,43

ethereum

Sebelumnya, pada bulan Juni pangsa Ethereum bergerak mendekati posisi . Kala itu pangsa pasar Ethereum mendekati margin 40 miliar dan harga koin Ether mencapai 396, hampir mendekati level 400. Namun usai koreksi pada sejumlah cryptocurrency besar, pangsa pasar Ether turun 15 miliar antara 36-21 miliar.

Pada perdagangan Sabtu (1/7) waktu setempat Ether dibuka di level USD 274,64 (Rp 3,6 jutaan) per 1 dan kini bergerak turun 5,90% ke posisi USD 258,43 atau sekitar Rp 3,4 jutaan jika dirupiahkan. Ether berhasil pulih usai koreksi cukup dalam berlangsung pada awal pekan ini sebesar 20,9% dan berakhir pada level USD 239,63, Senin (26/7) lalu.

Menurut analis dan ternama, Fred Wilson dan Charlie Shrem, pangsa pasar Ethereum menurun karena aksi jual para . Ditambah lagi muncul kabar hoax mengenai tewasnya penggagas Ethereum, Vitalik Buterin dalam kecelakaan mobil juga turut menyebabkan harga ETH anjlok. Lebih lanjut Shrem menilai jika pangsa pasar Ether akan meningkat lantaran muncul yang melihat ICO (initial coin offering) sebagai skema investasi jangka pendek.

“ETH meningkat karena pengguna baru ingin cepat kaya dengan ICO. Mereka tidak peduli dengan harga ETH, dan mereka tidak memegangnya. Semua pasokan dikunci oleh ICO dalam kontrak. Merek tidak akan menjual karena harganya naik. Permintaan tumbuh namun pasokan berkurang. Akhirnya ada ‘price break’ dan semua ICO butuh melindungi kenaikan harga mereka, sehingga banyak yang mencampakkan BTC/USD,” ujar Shrem seperti dilansir Cryptocoins News.

Sama seperti Bitcoin, jaringan Ethereum juga tengah berjuang menghadapi penskalaan walaupun pengguna aktual mereka cukup rendah. Ada sekelompok kecil pengguna yang mungkin memanfaatkan Ethereum sebagai penyimpan nilai dan sebagai mata uang . Namun, Ether tak dikembangkan sebagai penyimpan nilai sejak awal dan mengutamakan fleksibilitas untuk menyediakan ekosistem yang efisien untuk terdesentralisasi dan desentralisasi otonom (DAO).

Pada sebuah postingan blog baru-baru ini, pendiri Coinbase, Fred Ehrsam mengungkapkan bahwa jaringan Ethereum harus ditingkatkan hingga kecepatan 100 kali untuk memungkinkan aplikasi terdesentralisasi dengan 1-10 juta pengguna yang berfungsi dan beroperasi secara maksimal. Dengan kata lain, masih belum ada aplikasi terdesentralisasi dengan basis pengguna yang nyata dan sebagian besar ICO yang telah menghasilkan ratusan juta telah meningkatkan modal tanpa prototipe program kerja yang layak.

“Meskipun sulit untuk membuat perkiraan akurat saat mengombinasikan peningkatan skala, mungkin kita bisa melihat peningkatan hingga 100 kali pada akhir 2018, yang memungkinkan aplikasi pengguna mencapai 1-10 juta,” kata Ehrsam.

Loading...