Fluktuasi Kurs Rupiah Dan Mata Uang Asia Terhadap Dollar Semakin Menegangkan

Kabar cukup baik untuk hari ini. Setelah dibuka dengan penguatan tipis pada angka Rp 13.568 per 1 dollar, berdasarkan Bank Indonesia pukul 16:00 WIB tadi, menutup pasar dengan performa yang cukup manis pada angka Rp. 13.508 / untuk kurs beli dan Rp. 13.664 / untuk kurs jual.

Secara global dari kabar baik ini, Kurs Asia ternyata kompak terapresiasi seiring pelemahan indeks dolar AS pekan ini. Bank Indonesia menetapkan kurs tengah di Rp13.576 per dolar AS, menguat 43 poin atau 0,32% dari kurs yang ditetapkan kemarin. USD melemah setelah sebelumnya mengalami reli, yang mengirimkan indeks ke level terkuat dalam tujuh bulan .

Berdasarkan data Samuel Sekuritas Indonesia atas Serikat pada perdagangan hari ini akan merespons data China, setelah pagi ini ritel Tiongkok nampak membaik.

Sebagaimana disampaikan kepada , Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta mengamati bahwa rupiah secara umum masih berada di tren mendatar di tengah penguatan dolar di pasar global, menandakan faktor internal mulai mengambil peran lebih untuk menahan guncangan eksternal.

Melemahnya US Dollar hari ini dipengaruhi faktor libur tenaga kerja di AS yang jatuh tiap tanggal 11 November. diketahui AS menetapkan Hari Veteran setiap tanggal 11 November, dan menjadi hari libur nasional. Otomatis, pasar obligasi AS ditutup Rabu untuk liburan.

kurs-yuandollarMengenai kabar tentang AS yang akan menaikkan pada bulan Desember yang jatuh beberapa minggu lagi, masih terus dipantau oleh banyak badan keuangan dan para ahli ekonomi dunia, termasuk di Indonesia.

Menurut survei Bloomberg, peluang kenaikan suku bunga AS telah meningkat dari 40% menuju 70% hingga pekan ini. Akan tetapi, menurut Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, saat ini petunjuk atas peluang kenaikan suku bunga AS masih tetapi ditunggu melalui pengumuman data AS.

Loading...