Federal Reserve Tunda Kenaikan Suku Bunga, Rupiah Stabil

Federal reserve masih menunjukkan kondisi yang prima hingga menjelang sesi penutupan pada hari ini (24/2). Tercatat pada pukul 14.26 WIB, Rupiah sebanyak 0,4% ke posisi Rp 12.870 per Dolar . Sebelumnya, pada sesi awal pembukaan perdagangan, Rupiah dibuka dengan terapresiasi sejauh 0,33% dari posisi di sesi penutupan perdagangan sebelumnya ke posisi Rp 12.879 per Dolarnya.

Penguatan Rupiah dan sebagian besar mata uang Asia diperkirakan akibat sepinya Dolar Amerika terhadap mayoritas mata uang Asia. Tercatat ada 9 dari 11 mata uang Asia yang menguat terhadap Dolar Amerika, dipimpin oleh sebesar 0,97%. Hal ini juga merupakan imbas dari pernyataan Ketua , Janet Yellen yang menyarankan Bank Sentral Amerika untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga.

Kementrian keuangan menjelaskan bahwa kepemilikan asing atas turut mempengaruhi posisi Rupiah minggu ini. Sedangkan Pejabat Tingkat JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar) yang ditugaskan oleh Bank sejak tahun 2013 untuk mengelola fluktuasi Rupiah, menyatakan Rupiah tetap pada posisi 12.887 per Dolar, lebih lemah dari sesi sebelumnya di Rp 12.866.

Loading...