Fed Funds Rate Naik, Rupiah Tampil Sumringah

Jakarta – Berbeda dengan suasana spot kemarin, tampil lebih cerah di pagi . Dibuka dengan penguatan tipis 6 poin, justru setelah baru The Fed ditetapkan. Rupiah bertengger pada level Rp 14.065 per AS, naik 0,04% dari posisinya kemarin pada pembukaan pagi ini (17/12).

Seperti diketahui, The Fed melalui rapat -nya telah menetapkan kisaran Federal Funds Rate pada level 0,25% hingga 0,5%, naik dari yang sebelumnya berkisar 0-0,25%. Analisa Bloomberg mengendus langkah para investor yang sedang bersiap menghadapi potensi depresiasi Dolar AS pasca kenaikan suku bunga acuan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh, Dolar sempat menukik tajam pada tahun 1994, 1999, dan 2004 usai siklus pengetatan moneter di AS.

“Investor wait and see dan cenderung hold USD,” ujar Reny Eka Putri, Analis Pasar Uang PT Mandiri Tbk.

Dari sisi internal, rapat dewan gubernur BI yang akan digelar hari ini juga membuat investor menunggu dan tak banyak bermanuver. Pasalnya, tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia () bakal dibahas di sini.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities , menyampaikan keoptimisannya untuk penguatan Rupiah selepas Rapat Federal Reserve. “Setelah pengumuman Rapat FOMC, laju rupiah diyakini masih dapat bergerak ,” tuturnya dalam kutipan yang diterima oleh media, pagi ini (17/12).

Reza memprediksikan pergerakan Rupiah berdasar kurs tengah Bank Indonesia berkisar pada level Rp 14.035 – Rp 14.080 per Dolar AS.

Loading...