Euro dan Poundsterling pun tak Luput dari Efek Greenback Dollar

Rupiah Turun Dolar Naik pagi ini dibuka pada level Rp 13.009 perDolar Amerika, sejauh 14 basis poin dibanding posisinya di sesi penutupan kemarin yaitu pada level Rp 12.995 perDolar. Jika merujuk pada Indeks Bloomberg, Rupiah hari ini terkoreksi 12 poin dibandingkan hari sebelumnya. Bloomberg melansir Rupiah hari ini dibuka di level Rp 12.998 /USD, lebih rendah dari posisi kemarin di level Rp 12.986 /USD. Data sebaliknya justru didapatkan dari JISDOR (Jakarta Interbank Spot Rate) yang menyatakan bahwa Rupiah membaik sebanyak 28 poin. Dari pantauan JISDOR, Rupiah pagi ini dibuka di posisi Rp 12.993 /USD, posisi ini lebih baik ketimbang sesi penutupan kemarin yaitu Rp 13.021 /USD.

Penguatan Serikat ini ternyata tidak hanya terjadi pada . dan Poundsterling kuga mengalami hal yang sama. Dolar dinyatakan menguat tipis terhadap dan Poundsterling. Dikutip dari Reuters, Posisi terakhir Euro diperdagangkan pada level USD 1,1146. Posisi Euro kali ini adalah yang terendah selama 2 bulan terakhir.

Kabar tak jauh berbeda juga dialami oleh Poundsterling yang justru tertekan jelang di . Nilai tukar Pounsterling terhadap Dolar Amerika tembus ke level 1,5116. Posisi ini tidak jauh berbeda dari posisi terendah Poundsterling selama sepekan di 1,5091. Selama sepekan terakhir Poundsterling jatuh lebih dari 2%. Melemahnya Euro dan Pounsterling ini otomatis membuat Dolar Amerika naik tipis ke level 95,637.

Loading...