Elastisitas Dianggap Lebih Baik, Ini Harga Kain Rajut per Meter

Harga, kain, rajut, tenun, kelebihan, keunggulan, jersey, mesh, berber, felt, handuk, per, meter, meteran, roll, renda, renda rajut, knitting, manual, tangan, mesin, jenis, benang, karakteristik, elastisitas, loop, macam, kategori, rajut lusi, warp knitting, rajut pakan, weft knitting, lingkaran, lengkungan, pengguna, pemakai, sifat, dasar,Kain rajut (sumber: rijstextiles.com)

Secara umum, ada dua dasar , yakni tenun dan . Kedua jenis kain tersebut dapat dibuat dengan jenis serat/benang yang sama, yang berbeda hanya caranya saja, dan tentunya masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda pula.

Khusus untuk kain rajut adalah kain yang pembuatannya dengan cara menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya memakai sehelai benang. Di mana barisan benang yang berbentuk loop (lingkaran atau lengkungan) biasa digunakan sebagai kaitan antar benang.

Setiap kali ada barisan benang yang masuk, maka loop baru akan terbentuk dengan sendirinya melalui loop yang telah ada sebelumnya. Barisan loop atau jeratan yang sudah selesai terbentuk akan ditahan oleh jarum rajut sebelum memulai barisan loop yang baru.

Merajut dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan tangan dan dengan menggunakan mesin. Beberapa contoh kain rajut yang dirajut dengan mesin yakni kain jersey, mesh, berber, felt, handuk, dan lain-lain.

Berdasarkan teknologi pembuatannya setidaknya dikenal dua macam kategori industri utama pada mesin rajut, yaitu rajut lusi (warp knitting) dan rajut pakan (weft knitting).
Warp knitting atau rajut arah lusi merupakan tipe jeratan pada kain rajut yang mengarah vertikal, sedangkan weft knitting atau rajut arah pakan merupakan tipe rajutan kain yang posisinya mengarah horizontal. Rajut pakan merupakan jenis rajutan yang paling umum dipakai dalam pembuatan kain rajut.

Jika dibandingkan dengan kain tenun, tingkat elastisitas kain rajut dianggap lebih baik. Kain rajut dapat mudah meregang yang disebabkan oleh loop-loop pada struktur kain tersebut. Tidak hanya itu, elastisitasnya yang tinggi juga memungkinkan si pemakai bergerak lebih bebas dan leluasa. Kelebihan lain dari kain rajutan adalah kain ini tidak mudah kusut saat digunakan. Juga cocok digunakan untuk saat cuaca dingin.

“Kain jenis ini lebih sulit dalam pengerjaannya dibanding kain tenun. Namun demikian, kain rajut juga dikenal bersifat lebih lembut dari kain tenun,” demikian dilansir Griya Tenun

Meski demikian kain rajut tersebut juga memiliki potensi yang cukup tinggi untuk mengalami penyusutan jika dibandingkan dengan kain tenun dan susah mempertahankan bentuknya jika tidak dirawat dengan baik.

Dalam pembuatan kain rajut sendiri dikenal banyak sekali jenis benang yang dapat digunakan. Masing-masing benang dapat dipilih dan diseleksi sesuai dengan karakteristik kain rajut yang diinginkan.

Meski asal-usul rajut ini tidak diketahui secara pasti, namun berdasarkan catatan sejarah konon jarum rajut sendiri telah ditemukan sejak lama tepatnya pada sisa-sisa peradaban kuno termasuk Romawi dan Mesir kuno.

Di pasaran sendiri, kain rajut umumnya dijual per meter () dan per roll. Harganya bervariasi, tergantung jenis kain rajut yang akan dibeli. Kain rajut polyester dijual dengan Rp12 ribu hingga Rp30 ribuan per meter. Sedangkan untuk kain renda rajut ditawarkan dengan lebih murah, berkisar mulai Rp2 ribuan per meter.

Loading...