EIA Perkirakan Harga Minyak Bisa Jatuh Hingga 20 Dolar per Barel

Patokan light sweet atau West Texas Intermediate () terletak pada 35,62 per barel jatuh sekitar 5% hari ini dengan total 12% selama satu pekan terakhir. Untuk Januari, turun 22 sen menjadi US$36,45 per barel.

Harga ini merupakan yang terendah sejak krisis keuangan tahun 2008. kontrak berjangka minyak mentah Brent berkurang USD 1,80 atau 4,5% menjadi USD 37,93 per barel.

Dolar Singapura juga mengalami tekanan akibat anjloknya harga minyak. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak () melaporkan produksi kolektifnya naik 230.100 barel per hari pada menjadi 31,7 juta barel per hari. Hal ini mengakibatkan akan adanya kelebihan pasokan minyak mentah global. Tekanan ini diperkirakan akan berlangsung beberapa saat di masa yang akan datang.

Energy Information Administration (EIA) AS memprediksi produksi minyak akan terus turun pada Januari hingga sembilan bulan berturut-turut. Penurunan ini dinilai akan membantu untuk menstabilkn harta minyak, meski memperkirakan harga minyak akan jatuh hingga 20 dolar AS per barel. [alf]

Loading...