Efek Konflik Dagang, China Timbun Emas & Kurangi Obligasi AS

Harga Emas - sahabatpegadaian.comHarga Emas - sahabatpegadaian.com

SHANGHAI – Pemerintah China memutuskan untuk menimbun dan membiarkan kepemilikan AS (US Treasury) merosot di tengah konflik perdagangan yang tidak kunjung berakhir dengan Amerika Serikat. Beijing tampaknya telah memutuskan bahwa terlalu banyak menimbun US Treasury tidak perlu dilakukan karena hubungan bilateral yang buruk dengan Negeri Paman Sam.

Dilansir Nikkei, China mengurangi kepemilikannya atas obligasi pemerintah AS pada bulan April bahkan ketika cadangan emas Beijing terus tumbuh, diversifikasi menjauh dari AS karena keributan Washington. Penurunan sebesar 7,5 miliar AS pada bulan itu membuat total persediaan US Treasury Negeri Panda menjadi 1,11 triliun AS, turun 90 miliar AS dari puncak terbaru pada bulan Agustus 2017 kemarin, yang mengikuti penurunan sekitar 10 miliar AS pada bulan Maret.

Tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir sejajar dengan eskalasi perang perdagangan antara Beijing dan Washington, yang menyebabkan putaran tarif yang lain. berjalan yang menyusut membuat Tiongkok kurang memiliki modal untuk membeli US Treasury, dan Beijing tampaknya telah memutuskan bahwa terlalu banyak melakukan itu tidak perlu karena hubungan bilateral mereka yang buruk.

Sedikit pilihan yang tersedia untuk menyimpan modal dalam jumlah besar dan menjual utang pemerintah AS terlalu cepat akan berisiko lebih jauh dalam hubungannya dengan Washington. Langkah seperti itu juga akan meningkatkan hasil jangka panjang, mengurangi nilai sisa kepemilikan China. Nah, alih-alih membuang US Treasury sebagai cara untuk mendapatkan pengaruh dalam negosiasi perdagangan, Beijing tampaknya mengambil pendekatan yang lebih halus dengan memotong kepemilikan sebesar 20 miliar dolar AS atau kurang per bulan.

Sebagian dari modal ini nantinya akan dirupakan menjadi emas. Cadangan emas China telah tumbuh selama enam bulan berturut-turut sejak Desember kemarin, pertama kalinya negara itu meningkatkan kepemilikan logam mulia dalam lebih dari dua tahun. Rusia sebelumnya telah melakukan langkah serupa, memangkas aset dalam denominasi dolar AS sambil membeli emas sebagai tanpa batas.

Stok Treasury China sendiri bertahan di atas 1,2 triliun dolar AS. Tetapi, setelah depresiasi tajam yuan pada 2015 lalu, Beijing diyakini telah menjual beberapa sekuritas untuk mendanai intervensi guna menopang mata mereka. Sementara, cdangan devisa keseluruhan negara itu turun di bawah 3 triliun dolar AS, yang dipicu oleh kontrol yang bertujuan untuk membatasi pelarian modal, termasuk pembatasan akuisisi di luar negeri.

Loading...