E-Pasar Malang Fasilitasi Kelompok Tani Sayur dari Pujon Sambang Pasar

epasar sayur malangTim e-Pasar menunjukkan Manisah Hijau produk unggulan petani sayur di Pujon

MALANG – Sejak dilaunching pada 4 Juli 2020 lalu, E- terus berkontribusi maksimal sebagai platform belanja digital pertama di Kota Malang. Bahkan, E- sukses menggandeng Kelompok Tani Kedungrejo, Kecamatan Pujon dalam serangkaian kegiatan Sambang di sejumlah lokasi di Kota Malang, Sabtu (06/06). Dua yang menjadi sasaran Sambang tersebut, di antaranya Mergan dan Kasin Kota Malang.

“Kegiatan sambang pasar sangat membantu para pedagang, karena mereka tak perlu lagi memenuhi stok dagangannya ke Pasar Induk Gadang. Hal ini tentu dapat memangkas biaya transportasi dan hemat tenaga,” ujar Kepala UPT Pasar Mergan, Suwartono.

Para pedagang pun tampak begitu antusias merespons kegiatan Sambang Pasar tersebut. Terbukti, puluhan kilogram hasil panen para Kedungrejo, seperti kubis, sawi, brokoli, kentang, dan sejumlah -mayur lainnya ludes dijajakan di dua pasar tersebut. Para pedagang pasar pun memperoleh lebih murah karena bertransaksi langsung dengan petani, tanpa melalui distributor atau pengecer.

“Dengan adanya kegiatan Sambang Pasar ini diharapkan mampu memperpendek mata rantai distribusi, sehingga akan berpengaruh pada harga di tingkat konsumen,” tegas Rudi Atmoko, Ketua Kelompok Tani Mulyo, Kedungrejo, Kecamatan Pujon.

Sambang Pasar sendiri secara efektif mampu memfasilitasi kegiatan antara para petani lokal dengan pedagang di . Rudi menambahkan, kegiatan ini mampu berperan sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengenalkan produk-produk petani lokal, khususnya di Kedungrejo, Kecamatan Pujon.

“Selain memperoleh harga yang tidak mahal, kegiatan Sambang Pasar mampu membentuk kerjasama dan hubungan sinergis antara petani lokal dengan para pedagang,” imbuh Rudi.

Program Sambang Pasar yang diinisiasi oleh E-Pasar Malang menjadi langkah awal penerapan social distancing di pasar. Telah menjadi rahasia umum, jika pasar dikenal sebagai salah satu tempat dengan padatnya kegiatan jual beli. Tak heran penerapan physical distancing terbilang sulit antara penjual dan pembeli. Untuk itu, E Pasar Malang hadir sebagai solusi tepat bagi masyarakat agar dapat berbelanja dari rumah saja.

“Saat ini, pemakaian gadget begitu marak oleh berbagai kalangan. Untuk itu, aplikasi E Pasar dapat menghemat waktu dan tenaga karena masyarakat tak perlu jauh-jauh ke pasar,” pungkas Rudi.

Selain Pasar Mergan dan Pasar Kasin, rencananya Tim E Pasar akan meningkatkan kegiatan Sambang Pasar secara merata di wilayah Malang Raya. Sambang Pasar menjadi sarana sosialisasi tersendiri baik pada petani lokal, pedagang, maupun masyarakat luas. Sementara itu, penjual dan pembeli dapat memanfaatkan aplikasi E Pasar untuk memenuhi sehari-hari secara online di beberapa wilayah pasar di Kota Malang. Bahkan, untuk keagenan sendiri dapat memaksimalkan aplikasi E Pasar dalam mengembangkan wilayahnya.

Loading...