Dukung Suku Bunga Rendah, Donald Trump Anggap Dolar Terlalu Kuat

WASHINGTON – AS menurut Donald Trump dirasa terlalu kuat, yang mungkin bisa memberikan kerugian untuk negaranya. Selain itu, dirinya juga mengatakan mendukung tetap rendah, kebalikan apa yang sempat disampaikannya selama masa kampanye beberapa waktu lalu.

“Saya pikir dolar kami terlalu kuat, yang mungkin sebagian besar adalah salah saya karena orang memiliki keyakinan terhadap diri saya,” kata Trump dalam suatu wawancara dengan The Wall Street Journal, Rabu (12/4) waktu setempat. “Namun, ini sangat sulit untuk bersaing ketika Anda memiliki dolar yang sangat kuat, sedangkan -negara lain mendevaluasi mereka.”

Di samping itu, Trump juga seakan merevisi pernyataan sebelumnya terkait sosok , Janet Yellen, yang sempat ia kecam karena telah menerapkan suku bunga rendah yang menurutnya memberikan efek negatif. Namun, meski mendukung suku bunga rendah, Trump tidak akan mencalonkan kembali Yellen untuk periode empat tahun mendatang yang bakal berakhir Februari 2018.

Masih dalam wawancara yang sama, Trump juga menyinggung mengenai hubungan dengan China dengan mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan melabeli Negeri Tirai Bambu sebagai manipulator uang, di tengah upaya menjalin kerja sama dengan negara tersebut. Sebelumnya, Trump sempat mengatakan bahwa China menekan mata uang mereka, yakni yuan, untuk membuat sektor ekspor lebih kompetitif.

Sebelum pemilu AS, Trump juga sempat mengibaratkan apa dilakukan China seperti ‘memperkosa’ dan berjanji akan memberikan label ke China sebagai manipulator mata uang pada hari pertama menjadi Presiden AS. “Mereka tidak memanipulasi mata uang,” ujar Trump.

Trump juga membuat pembalikan penuh dari kampanye terdahulu dengan menyatakan dukungannya untuk US Export-Import Bank. Presiden terpilih itu mengatakan bahwa dirinya berencana mengisi dua lowongan kosong di bank. “Secara naluriah, Anda mungkin akan berkata bukankah itu hal yang konyol. Tetapi, sebenarnya itu merupakan hal sangat baik, dan itu benar-benar bisa menghasilkan banyak uang,” tutup Trump.

Loading...