Dolar Tersendat, Rupiah Tetap Drop di Selasa Sore

Rupiah - www.harnas.coRupiah - www.harnas.co

Rupiah gagal menembus zona hijau pada perdagangan Selasa (9/10) sore meski kenaikan indeks dolar AS sedikit tersendat di tengah kekhawatiran mengenai imbal hasil AS yang lebih tinggi, perang dagang AS-China, dan gejolak politik di Eropa. Menurut data Index pukul 15.58 WIB, Garuda melemah 20 poin atau 0,13% ke level Rp15.238 per dolar AS.

Sementara, Bank siang tadi menetapkan berada di posisi Rp15.233 per dolar AS, terdepresiasi 40 poin atau 0,26% dari perdagangan sebelumnya di level Rp15.193 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang bergerak mixed terhadap , dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,19% dialami yuan China dan pelemahan terdalam sebesar 0,13% menghampiri won Korea Selatan.

Dari pasar global, laju kenaikan indeks dolar AS agak tersendat pada hari Selasa, bahkan turun terhadap yen Jepang, di tengah kekhawatiran mengenai imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi, perang dagang AS-China, dan gejolak politik di Eropa. Mata uang Paman Sam hanya menguat tipis 0,001 poin atau 0,01% ke level 95,762 pada pukul 11.07 WIB dan sempat turun 0,2% menuju 113,05 terhadap yen.

Seperti diberitakan Reuters, dalam perdagangan hari ini, di Asia melorot di sekitar posisi terendah dalam 17 bulan karena China membiarkan mata uangnya tergelincir di tengah penurunan tajam . Minggu (7/10) kemarin, bank sentral China menyuntikkan lebih banyak likuiditas ke dalam sistem keuangan karena kekhawatiran tentang dampak dari tensi perdagangan dengan AS.

“Selama beberapa hari perdagangan sebelumnya, kenaikan imbal hasil jangka panjang AS awalnya memberikan dukungan untuk dolar AS melawan yen. Tetapi setelah itu, suasana di pasar saham memburuk, mirip dengan apa yang terjadi pada Februari,” kata analis senior di Sony Financial Holdings, Kumiko Ishikawa. “Kurs dolar AS terhadap yen sedang dipengaruhi oleh pasar saham yang berbalik lebih rendah dari kenaikan hasil jangka panjang AS, yang mengarah ke penguatan yen.”

Di Eropa, mata uang euro terpantau naik tipis menuju 1,1496 terhadap dolar AS, di tengah perselisihan antara Italia dan Uni Eropa terkait rencana anggaran Roma. Deputi Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini, berbicara pada konferensi media dengan mengecam Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, dan Komisaris Ekonomi, Pierre Moscovici, sebagai ‘musuh Eropa’.

Loading...