Dolar Tembus 100, Rupiah Tetap Mampu Menguat Tipis di Awal Dagang

Jakarta – Mata uang dibuka tipis sebesar 1 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp 13.313 per AS di awal pagi hari ini, Kamis (30/3). Sebelumnya mata uang Garuda berakhir terapresiasi 0,03 persen atau 4 poin ke Rp 13.314 per AS.

Rupiah sukses untuk bergerak di zona hijau ketika indeks pagi ini kembali merangkak ke level 100. Pada pukul 06.52 WIB perdagangan hari ini, indeks menguat ke level 100. Indeks naik ke level tertinggi dalam sepekan usai menyadari bahwa respons terkait kegagalan Presiden AS Donald Trump dalam mengajukan RUU terlalu berlebihan.

The Greenback juga menguat berkat pernyataan dari Presiden Chicago, Charles Evans yang menuturkan bahwa kondisi AS mendukung kenaikan lebih lanjut pada tahun ini. Evans selama ini memang terkenal sebagai salah seorang pendukung Fed tentang rendah.

Sebelumnya dolar AS melemah karena Trump gagal meloloskan RUU Kesehatan. Kala itu pasar menganggap Trump kemungkinan akan kesulitan untuk melancarkan sejumlah kebijakan reformasi ekonomi-nya, termasuk pemotongan pajak dan peningkatan belanja fiskal. “Aksi jual dolar merespons berita Jumat mungkin sedikit berlebihan,” ujar Shaun Osborne, Ahli Strategi Mata Uang Scotia Capital.

Sementara itu Senior Market Economist di Sumitomo Mitsui Trust, Ayako Sera mengatakan, “Selama ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda penguatan, dolar akan tetap kuat. Namun mengingat terlalu kuatnya dolar juga memberikan efek penurunan bagi ekonomi AS, maka dolar akan terkoreksi.”

Loading...