Dolar Semakin Kuat, Ringgit Terjun ke titik terendah

ringgit-020813_840_561_100Posisi pada (Senin, 5/1) tampaknya sedang ke titik terendah dalam 5 tahun terakhir sejak 2009 terhadap Serikat. Menurut catatan Bloomberg, sebesar 0,6% hingga jatuh mencapai titik RM 3,5390 per Amerika, setelah sempat melemah sebesar 0,7% pada minggu lalu.

Pemerintah Malaysia telah memberlakukan percepatan apalagi jika didukung dengan adanya fakta penyusutan pada surplus perdagangan yang menurun sejak pertengahan 2011. Tingkat telah meningkat sebanyak 0,2% menjadi 3% dari tahun sebelumnya yaitu 2,8%. Data surplus perdagangan juga menipis ke angka 1,2 Milyar Ringgit pada bulan Oktober, turun secara signifikan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 8.23 Milyar Ringgit.

Malaysia mengabarkan akan merilis data perdagangan bulan pada 7 Januari mendatang dan mengklarifikasi perihal data output industri data pada 9 Januari yang selanjutnya diikuti dengan Data inflasi pada tanggal 21 Januari mendatang. Selanjutnya Tingkat Review BNM akan diumumkan pada tanggal 28 Januari dan pemerintah bersiap menghadapi kombinasi tantangan penurunan tajam pada nilai tukar mata uang, percepatan inflasi dan melemahnya skenario perdagangan global lainnya. Para penanam modal tampaknya harus bertaruh untuk tetap bersikukuh mempertahankan posisi pada Ringgit, sehingga hambatan akan secara signifikan berbalik.

Loading...