Dolar Rebound, Rupiah Mampu Bertahan dan Ditutup Menguat 47 Poin

Meski indeks perlahan kembali bergerak positif, namun mampu menjaga tren penguatan sehingga berhasil ditutup di zona hijau. Menurut Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, Garuda mengakhiri perdagangan Selasa (24/1) ini dengan penguatan sebesar 47 poin atau 0,35% ke level Rp13.322 per .

Tren positif rupiah sudah terjadi sejak awal dagang dengan naik 26 poin atau 0,14% ke Rp13.343 per AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali melonjak 61 poin atau 0,46% ke posisi Rp13.308 per AS. Jelang penutupan atau pukul 15.39 WIB, spot masih nyaman di zona hijau usai menguat 29 poin atau 0,22% ke Rp13.340 per AS.

Setelah sempat dibuka melemah 0,140 poin atau 0,14% ke level 100,020, pergerakan indeks dolar AS secara perlahan mampu rebound dengan naik tipis 0,010 poin atau 0,01% ke posisi 100,170 pada pukul 14.08 WIB. Namun, rupiah mampu bertahan karena penguatan the greenback cenderung terbatas imbas pidato yang tidak detail.

“Donald Trump dalam pidatonya sama sekali tidak memberikan detail tentang pemotongan dan spending infrastructure (belanja infrastruktur) yang membuat harapan pada penguatan dolar AS cenderung terbatas,” ujar Ekonom Bahana Securities, Fakhrul Fulvian. “Rupiah kemungkinan masih bisa melanjutkan penguatan hingga bulan depan.”

Di samping itu, langkah Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menarik diri dari persetujuan Trans-Pacific Partnership (TPP) membuat bingung para di kedua sisi Pasifik. “Beberapa hari pertama dari pemerintahan yang baru telah memperlihatkan retorika yang membebani atas kebijakan proteksionisme, sedangkan hanya ada sedikit detail stimulus,” kata Kepala Analis CMC Markets Ltd., Ric Spooner.

Sementara itu, siang tadi Indonesia menetapkan tengah di level Rp13.330 per dolar AS, menguat 42 poin atau 0,31% dibandingkan posisi Rp13.372 pada perdagangan kemarin. Di saat yang sama, mayoritas mata uang Asia bergerak menguat terhadap dolar AS, dengan penguatan terbesar dialami rupiah sebesar 0,50%, disusul peso Filipina (0,36%), dolar Taiwan (0,24%), dan rupee India (0,17%).

Loading...