Dolar Menghijau, Rupiah Bertahan di Teritori Positif hingga Akhir Dagang

rupiah menguat

Rupiah mampu menutup Selasa (22/8) ini di zona hijau ketika indeks dolar juga bergerak stabil di teritori positif jelang konferensi tahunan . Menurut laporan Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, NKRI memungkasi transaksi dengan penguatan sebesar 7 poin atau 0,05% ke level Rp13.344 per dolar AS.

Langkah mantap rupiah sudah berlangsung sejak awal dengan dibuka naik 7 poin atau 0,05% di posisi Rp13.344 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali menguat 14 poin atau 0,10% ke level Rp13.337 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.31 WIB, spot masih bertahan di zona positif setelah mengalami apresiasi sebesar 10 poin atau 0,07% ke posisi Rp13.341 per dolar AS.

Dari , indeks dolar AS sebenarnya mampu bergerak stabil di zona hijau di tengah fokus pasar pada konferensi Federal Reserve yang berlangsung di Jackson Hole pada pekan ini guna mengetahui kebijakan moneter. Pada pukul 09.57 WIB, mata uang Paman Sam berhasil naik 0,101 poin atau 0,11% ke level 93,196.

Dolar AS sebelumnya sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir oleh kekhawatiran investor terhadap kemampuan pemerintahan Donald Trump untuk menerapkan agenda kebijakan ekonominya. Keraguan yang terus-menerus terhadap prospek kenaikan suku bunga acuan lanjutan di tahun ini di tengah AS yang tertekan, juga turut membebani .

“Jika pidato Yellen meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember, hal ini akan membuat investor menurunkan ekspektasi bearish-nya dan memberikan dorongan terhadap greenback,” jelas Kepala Perdagangan Asia Pasifik di OANDA, Stephen Innes. “Konferensi Jackson Hole ini bisa menjadi pijakan terhadap dolar AS.”

Sementara itu, Bank siang tadi mematok kurs tengah berada di level Rp13.328 per dolar AS, menguat 17 poin atau 0,13% dari perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.355 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia perkasa versus greenback, dengan kenaikan tertinggi dialami won Korea Selatan yang melonjak 0,35% dan dolar Taiwan yang terkatrol 0,17%.

Loading...