Dolar Masih Postif, Rupiah Melemah di Selasa Pagi

AS yang masih bergerak positif membuat harus melempem di awal Selasa (30/5) ini. Seperti diwartakan Index, Garuda membuka dengan melemah 10 poin atau 0,08% ke leve Rp13.330 per dolar AS. Kemudian, pada pukul 08.27 WIB, spot kembali 16 poin atau 0,12% ke posisi Rp13.336 per dolar AS.

“Sebelumnya kami sampaikan bahwa mulai terbukanya peluang kenaikan dolar AS dapat dicermati dan diwaspadai agar tidak mengganggu atau menghalangi posisi rupiah yang masih berada di teritori positif,” tulis riset Binaartha Sekuritas. “Pelaku pasar pun diharapkan dapat mengantisipasi potensi kenaikan dolar AS ini, meski diharapkan rupiah mampu bergerak menguat.”

Menurut riset tersebut, pergerakan the greenback cenderung positif karena pasar merespons baik rilis pertumbuhan (PDB) QoQ AS yang di atas perkiraan meski angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Begitu juga dengan GDP price index yang juga dapat mendorong penguatan laju dolar AS.

Pada pagi ini, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,230 poin atau 0,024% ke evel 97,672. Sebelumnya, mata uang Paman Sam tersebut dibuka dengan penguatan sebesar 0,264 poin atau 0,27% ke posisi 97,706. Penguatan dolar AS ini juga membuat emas Comex kontrak Agustus turun tipis 0,02%.

Pasar saat ini sedang menantikan rapat kebijakan yang akan berlangsung bulan depan demi mendapat petunjuk atas sikap Bank Sentral AS tersebut untuk kenaikan . “Pelaku pasar mungkin juga akan memantau laporan tenaga kerja AS di pekan ini, yang jika datanya positif, mungkin tidak ada yang bisa mencegah untuk menaikkan suku bunga lanjutan di bulan Juni mendatang,” ujar Commerzbank dalam risetnya.

Loading...