Dolar Flat, Rupiah Berbalik Menguat di Akhir Selasa

Rupiah - www.teropongbisnis.comRupiah - www.teropongbisnis.com

Setelah bergerak , akhirnya menutup perdagangan Selasa (7/8) ini di zona hijau, memanfaatkan pergerakan indeks AS yang cenderung mendatar. Menurut catatan Index pukul 15.57 WIB, mata uang NKRI terpantau menguat 36 poin atau 0,25% menuju level Rp14.442 per AS.

Sebelumnya, rupiah sudah ditutup naik 20 poin atau 0,14% di posisi Rp14.478 per pada akhir perdagangan Senin (6/8) kemarin. Pagi tadi, mata uang Garuda sempat berbalik melemah 12 poin atau 0,08% ke level Rp14.490 per ketika membuka . Sepanjang hari ini, gerak spot cenderung fluktuatif sebelum berakhir positif.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi mematok kurs tengah berada di level Rp14.485 per dolar AS, turun 4 poin atau 0,02% dari transaksi sebelumnya di posisi Rp14.481 per dolar AS. Di saat yang hampir bersamaan, mata uang Asia bergerak mixed versus , dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,09% dialami baht Thailand dan pelemahan terdalam sebesar 0,18% menghampiri won Korea Selatan.

Dari pasar , indeks dolar AS relatif bergerak mendatar pada perdagangan Selasa ini, dipengaruhi ketegangan perdagangan antara AS dan China yang belum mereda. Mata uang Paman Sam terpantau berada di posisi 95,345 pada pukul 11.02 WIB, setelah kemarin sempat berakhir menguat 0,197 poin atau 0,21% di level 95,358.

impor masih terjebak dalam ketidakpastian. Kami tidak tahu persis berapa banyak yang akan diterapkan dan seberapa buruk (dampaknya),” tutur FX senior & rates strategist di Barclays di Tokyo, Shinichiro Kadota, dilansir Reuters. “Jika pertumbuhan ekonomi AS melambat karena atau karena efek pemotongan pajak di masa lalu, dapat menyebabkan kekuatan greenback memudar.”

Sementara itu, analis mata uang utama di MUFG Bank, Minori Uchida, menimpali bahwa dolar AS menerima dukungan tambahan dari kenaikan di Wall Street. Menurutnya, korelasi antara greenback dan ekuitas AS menjadi sangat kuat, dan mata uang itu akan terus bergerak lebih tinggi selama pasar Negeri Paman Sam tetap bullish.

Loading...