Dolar AS Menguat, Rupiah Kembali Tergelincir di Awal Perdagangan

Rupiah - www.republika.co.idRupiah - www.republika.co.id

Jakarta rupiah dibuka melemah sebesar 22,5 poin atau 0,16 persen ke level Rp 14.195 per AS di awal pagi hari ini, Rabu (27/3). Sebelumnya, Selasa (26/3), kurs Garuda berakhir terapresiasi 12 poin atau 0,09 persen menjadi Rp 14.173 per USD.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan The terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat. Pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB, indeks dolar AS terpantau naik 0,18 persen menjadi 96,7382 di tengah penurunan mata uang euro dan yen Jepang.

Pada Selasa (26/3), euro tergelincir dan menyerahkan sebagian keuntungan pada Senin, akibat survei kepercayaan bisnis Jerman yang lebih kuat dari perkiraan. Sementara itu, yen Jepang diketahui anjlok lantaran tawaran safe haven yang berkurang.

Para pelaku saat ini juga tengah mencerna sejumlah Amerika Serikat tersebut. Pada Selasa (26/3), Departemen Perdagangan melaporkan bahwa angka housing starts atau rumah yang baru dibangun dan dimiliki secara pribadi di Amerika Serikat berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman di angka 1,162 juta unit pada Februari 2019, atau turun 8,7 persen dari tingkat yang direvisi pada Januari 2019.

Kemudian, berdasarkan yang baru saja dirilis oleh riset swasta Conference Board yang berbasis di New York, Indeks Kepercayaan AS berada pada angka 124,1 bulan ini, turun dari level 131,4 pada bulan Februari lalu.

Sementara itu, rupiah kemarin menguat berkat rencana pertemuan AS dan China pada akhir bulan ini. Pasar mengharapkan agar kedua belah pihak bisa mencapai kesepakatan untuk berdamai. Menurut Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual, penguatan rupiah sebelumnya bersifat teknikal. Pasalnya rupiah telah mengalami pelemahan selama beberapa hari.

“Voting Brexit ketiga yang kemungkinan dimenangkan parlemen akan menekan rupiah,” imbuh Direktur Garuda Berjangka Ibrahim. David pun memperkirakan jika hari ini rupiah akan kembali melemah hingga terdapat keputusan mengenai Brexit atau hasil negosiasi antara AS dengan China.

Loading...