Dolar AS Jatuh, Harga Emas Berbalik Menguat di Akhir Pekan

Harga Emas - uangteman.comHarga Emas - uangteman.com

Jakarta emas berjangka Amerika Serikat terpantau naik USD 7,80 ke posisi USD 1.302,90 per ounce. emas berbalik menguat usai mengalami penurunan lebih dari 1 persen pada sesi perdagangan sebelumnya. Nilai emas telah naik 0,5 persen menjadi USD 1.302,89 per ounce dan mencatatkan kenaikan mingguan kedua berturut-turut.

Emas berhasil menguat lantaran jatuhnya nilai tukar AS terhadap sejumlah utama, lantaran tertekan oleh data manufaktur yang lemah, menjelang pertemuan pada pekan depan yang diharapkan bisa memberi sentimen untuk prospek acuan. “Untuk emas, apakah itu ditutup di atas atau di bawah USD 1.300 akan membantu menentukan sentimen awal minggu depan sebelum fokus bergerak ke Fed,” ujar Tai Wong, analis di BMO, seperti dilansir CNBC dari Liputan6.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas telah turun lebih dari 1 persen di bawah level USD 1.300 untuk kedua kalinya pada bulan ini. Penurunan harga emas dipicu oleh kekhawatiran tidak akan adanya kesepakatan serta menguatnya USD terhadap pound sterling menjelang pemungutan suara untuk memperpanjang batas waktu keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Pada Jumat (15/3), harga emas di spot turun 1% jadi USD 1.296,51 per ounce dari USD 1.311,07, level tertinggi sejak (1/3). Sedangkan harga emas berjangka AS menetap di angka 1,1% lebih rendah di level USD 1.295,1 per ounce. “Kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan telah meningkatkan kemungkinan meluasnya emas, dan mempengaruhi harga,” jelas Suki Cooper, Analis di Standard Chartered Bank.

Sementara itu, harga emas logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Sabtu (16/3), terpantau naik Rp 5.000 menjadi Rp 671 ribu per 1 gram. Kemudian untuk harga pembelian kembali atau buyback emas batangan Antam dipatok di angka Rp 597 ribu per gram atau naik Rp 5.000 dari harga kemarin. Sedangkan di Pegadaian, harga emas cetakan Antam hari ini Rp 694 ribu per gram dan cetakan UBS dibanderol Rp 664 ribu per gram.

Loading...