Disarankan Untuk Penderita Hipertensi, Harga Garam Lososa Dijual Rp 19.791 per pcs

Garam Lasosa - (Sumber: bukalapak.com)Garam Lasosa - (Sumber: bukalapak.com)

PT Garam (Persero) menghasilkan Garam Lososa. Kantor produksinya ada di Sumenep, Madura. Tetapi, kantor direksi dari perusahaan tersebut terletak di Surabaya. Garam Lososa merupakan garam yang dikembangkan sebagai solusi atas maraknya tren yang over sodium/natrium, sehingga berakibat pada hilangnya keseimbangan sodium-potasium dalam tubuh.

Garam Lososa dapat Anda beli di apotik, misalnya di apotek K24, dengan harga Rp 19.791 per pcs (di tahun ini). Komposisi garam ini dianggap rendah natrium, sehingga disarankan untuk mereka yang memiliki kecenderungan hipertensi (darah tinggi).

Manfaat garam pada umumnya adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh agar menjaganya tidak kekurangan cairan sehingga tubuh tidak dehidrasi, proses impuls saraf dari otak ke seluruh tubuh, koordinasi jaringan otot dan berperan dalam hormn tiroid (berperan dalam metabolisme tubuh).

Khasiat yang diklaim dari garam lososa adalah dapat memelihara kestabilan tekanan darah, menghambat pengeroposan tulang, menyerap alkohol, dan kafein dalam tubuh dan mencegah serangan jantung mendadak.

Garam Lososa sering juga disebut sebagai garam hipertensi. Menurut Pakar Gizi FKM Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh SKM Mkes mengatakan bahwa mereka yang memiliki hipertensi sebaiknya membatasi jumlah konsumsi garam.

Umumnya orang mengkonsumsi enam gram garam dalam seharinya. Jumlah tersebut sama banyaknya dengan satu sendok teh. Khusus untuk hipertensi harus dikurangi separuh atau setara dengan tiga gram per harinya.

Total takaran tersebut didapat dari semua makanan yang dikonsumsi penderita. “Tidak hanya makanan asin, penderita hipertensi juga harus menjauhi beberapa jenis makanan,” ujar Lailatul.

Penderita hipertensi juga disarankan sebisa mungkin menghindari gorengan dan makanan yang mengandung margarin. Jangan lupa untuk menghindari MSG. Hal ini dikarenakan MSG juga mengandung natrium.

Selain kelebihan garam yang dapat menyebabkan penyakit, kekurangan garam pun dapat mendatangkan hal yang tidak diinginkan tersebut. Hal itu diungkapkan di buku yang berjudul ‘The Salt Fix’ oleh Dr. DiNicolantonio. Ia berpendapat bahwa orang-orang seharusnya mengkonsumsi lebih banyak garam.

Louis Levy, ahli dari Public Health England, mengatakan, “Diet yang dilakukan saat ini justru menyebabkan penyakit. Dengan mendukung diet tinggi garam, buku yang ditulis Dr DiNicolantonio sangatlah berisiko. Telah diakui secara internasional bahwa diet tinggi garam menyebabkan tekanan darah meningkat atau dikenal juga dengan risiko penyakit jantung.”

Levy menambahkan, apa yang sudah diakui dunia medis internasional itu hancur begitu saja akibat klaim DiNicolantonio. “Tugas kami adalah menekan konsumsi garam dalam industri makanan. Sejauh ini, konsumsi garam di Inggris mengalami penurunan hingga 11 persen. Hal tersebut mulai dilirik negara lain dan diharapkan mampu diterapkan secara global,” ujarnya.

Di Inggris, konsumsi garam sudah dibatasi. Orang dewasa disarankan mengkonsumsi sodium sebanyak 2,4 gram per hari atau kira-kira 6 gram garam, sekitar kurang dari satu sendok teh.

 

Loading...