Diperuntukkan Tempat Transit, Hotel Dengan Layanan Short Time Bisa Menjadi Pilihan

Menginap di Hotel TransitMenginap di Hotel Transit

Bagi Anda yang sering bepergian ke luar kota, ada hal mendasar yang menjadi perhatian, yaitu tempat menginap. Tetapi, mungkin kadang pada saat mengunjungi suatu kota, seseorang tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga hotel dengan layanan short time bisa menjadi pilihan.

Layanan short time, sesuai namanya adalah pelayanan yang diberikan oleh pihak hotel untuk beberapa orang tertentu yang ingin menyewa kamar hotel dengan durasi waktu singkat, biasanya berkisar antara 3, 4, 6, sampai 7 jam. Hotel dengan layanan tersebut dapat Anda temui di beberapa kota di Indonesia.

Seperti sebuah penginapan di dekat Stasiun Gambir, Jakarta. Penginapan yang diberi nama ‘Rail Transit Suite Gambir’ tersebut dibangun guna menambah pelayanan bagi penumpang KA ( api), khususnya yang memerlukan fasilitas transit atau tempat istirahat sementara menunggu selanjutnya.

“Kami menyasar penumpang yang waktu kedatangannya dini hari sehingga mereka membutuhkan tempat penginapan. Tidak hanya itu juga untuk menampung keperluan pelanggan yang menggunakan transportasi lain yang terkoneksi dengan stasiun Gambir, seperti pesawat dan bus,” ungkap Direktur PT KA , Adi Suryatmini.

Selain stasiun Gambir, pihaknya akan membuka hotel transit di Stasiun Cirebon. Mengapa Kota Cirebon yang dipilih? Hal tersebut dikarenakan kota tersebut memiliki daya tarik dan waktu tempuh ke kota itu tidak lama karena berada di tengah antar kota-kota.

“Saya rasa Yogyakarta juga sedang kami pelajari, Stasiun Senen juga berpotensi, lahannya ada. Tapi mungkin dalam waktu dekat Cirebon dulu tahun ini,” ujar Adi.

Penginapan dekat Stasiun Gambir tersebut memiliki 14 (empat belas) kamar dengan tipe single, 4 (empat) kamar dengan tipe twin, dan 5 (lima) kamar tipe double. Ada hal unik dari penginapan itu, yaitu sistem yang disediakan. Ada yang 6 jam, 8 jam, 12 jam, hingga 24 jam.

“Tidak hanya kamar kami menyediakan tempat pemandian sebanyak 4 unit dengan tarif mulai Rp 40.000 sampai Rp 55.000 yang dilengkapi dengan air panas, setrika uap, hair dryer, sabun/shampo dan handuk dengan 24 jam non stop,” papar Adi kembali.

Menurut , per harinya, ada sekitar 20 orang yang menginap di hotel transit tersebut. “Di sini bisa menginap kapan pun, mayoritas dari wilayah Jawa, Lampung, dan Kalimantan,” ujar Nurul Muhammad, petugas front desk agent Rail Transit Suite.

yang dikenakan untuk kamar eksekutif Rp 330 ribu per 4 jam dan jika menginap biayanya sekitar Rp. 580 ribu sudah termasuk satu kali sarapan pagi. Fasilitas yang disediakan antara lain wifi , siaran televisi kabel di televisi berlayar datar, locker room, dan juga water heater.

Loading...