Dipercaya Mengobati Sakit Pinggang, Viostin DS Dijual Seharga Rp 35.200 di Indomaret

Sakit Pinggang - (Sumber: falony.com)Sakit Pinggang - (Sumber: falony.com)

Sakit pinggang seperti rematik, sendi, tulang bagi penderitanya merupakan sesuatu yang dapat mengganggu. Hal ini dapat disebabkan karena terjepitnya saraf oleh bantalan sendi/ruas tulang belakang dan ligamen (pembungkus ruas tulang belakang).

Ada yang percaya bahwa sakit pinggang dapat disembuhkan setelah dipijat, beristirahat atau meminum . Salah satu obatnya adalah Viostin DS. Harga Viostin DS 5’S Double Strength seharga Rp 35.200 (satu strip isi 5 caplets) di Indomaret. Apabila Anda ingin membelinya secara eceran, suplemen ini Rp 7.000-8.000 per kapsul.

Viostin DS juga tersedia dalam kemasan isi 30, harganya sekitar Rp 213.312 per dos. Anda dapat membelinya di apotik. Bagi yang membutuhkan suplemen dalam jumlah lebih banyak, maka dapat membelinya dalam kemasan botol yang harganya berkisar Rp 93.324-228.111 per botol.

Cara minum Viostin DS yang dianjurkan pada kemasannya yaitu dewasa 2 sampai 3 x 1 kaplet setiap hari. Mengkonsumsi produk tersebut dapat dilakukan tanpa adanya resep, dan di kemasan tidak tertera adanya efek samping dari obat tersebut.

Namun, ternyata meminum obat saja mungkin belum cukup, penderita sakit pinggang disarankan mendapatkan penanganan serius.

“Kalau dibiarkan, aliran darah akan berkurang, lama-lama otot-otot akan lemah, mengecil, dan rusak sehingga fungsi dan perannya menurun. Kalaupun saraf yang terjepit dilepaskan, ada kemungkinan tidak bisa pulih seperti semula,” kata Direktur Utama Sakit Ortopedi Prof. dr. R. Soeharso, Surakarta, Respati S Drajat.

Menurut dokter spesialis ortopedi traumatologi tersebut mengatakan bahwa jika sumber masalahnya adalah saraf terjepit, maka pasien tidak akan langsung dioperasi, tetapi mendapat terapi konservatif dahulu.

Apabila setelah dua kali diterapi, saraf kembali terjepit, baru perlu dilakukan operasi. Tindakan serupa diterapkan jika otot terlanjur lemah. Hal tersebut akan dilakukan dengan bedah invasif minimal. Pasien akan diperiksa terlebih dahulu dengan alat Magnetic Resonance Imagin (MRI) untuk mengetahui saraf yang terjepit.

“Kelebihan bedah invasif minimal, rasa sakit setelah operasi berkurang dan penyembuhan lebih cepat karena luka operasi kecil, hanya perlu sayatan 3-4 sentimeter. Pasien juga tidak perlu rawat inap lebih lama,”katanya.

Apabila yang menjepit saraf adalah bantalan tulang, maka bantalan tersebut akan diambil atau diganti dengan bantalan sintesis, bergantung kepada kondisi pasien. Setelah bedah invasif minimal, pasien akan mendapat dan fisioterapi untuk memperkuat ototnya.

“Jika pasien perlu mobilitas tinggi, bantalan akan diganti sintesis, misalnya dari silikon. Tetapi, jika sudah berusia lanjut, cukup diambil bantalannya. Ruas tulang masih bisa bergerak meski agak kaku,” ujar dokter ahli saraf, Nugroho Dzulkarnai Salim.

Penderita sakit pinggang biasanya dialami oleh orang dewasa dan lanjut usia. Penyebabnya karena degradasi yang menimbulkan penyempitan ruang saraf akibat menebalnya ligamen atau mengempis dan bergesernya bantalan sendi.

Usia lebih muda juga dapat menderita hal yang sama. Penyebabnya antara lain karena yang berlebihan, seperti mengangkat beban berat dan olahraga tanpa pemanasan atau terjatuh.

Loading...