Dinilai Paling Banyak Peminat, Harga Lampu TL LED Philips 36 Watt Berkisar Rp 44.800-56.800

lampu, TL, LED, watt, 18, 36, 48, Philips, merek, banyak, peminat, harga, Fluorescent, Lamp, tube, Lighting, Indonesia, teknologi, sekolah, perkantoran, pusat, perbelanjaan, Singapura, Picnic, JakartaIlustrasi: Lampu TL Led (sozialize.me)

Lampu TL Neon (Fluorescent Lamp) mungkin merupakan lampu penerang yang paling banyak peminat. Lampu TL Neon (Fluorescent Lamp) sering digunakan sebagai alat penerangan di pabrik, gudang, pusat perbelanjaan (mall), sekolah, dan juga perkantoran.

Tetapi seiring dengan semakin berkembang Teknologi Lampu sebagai Lampu Penerang, tingkat adopsi Lampu pun semakin bertambah dan lambat laun akan menggantikan Lampu Penerang yang berteknologi Fluorescent (Pendar).

Istilah TL merupakan kepanjangan dari Tube Luminescent, atau ada juga yang menyebut ‘Tube Lamp’, yaitu lampu penerang yang berbentuk tube atau tabung. Dalam kehidupan sehari-hari, dapat ditemukan 2 jenis teknologi pada lampu TL (Tube Lamp), yaitu Teknologi Fluorescent (Neon) dan Teknologi LED (Light Emitting Diodes).

Penggunaan lampu tersebut dapat Anda lihat di Picnic, sebuah restoran bertemakan taman seluas 930 meter persegi yang ada di Singapura. Anda bisa merasakan berada di ruangan dengan pencahayaan alami yang menggunakan teknologi pencahayaan LED inovatif dari Philips Lighting yang menyerupai cahaya alami siang hari.

Lampu TL LED sendiri tersedia dalam berbagai macam watt. Mulai dari 18 watt, 36 watt, hingga 48 watt. Dari sekian banyak merek yang beredar, Philips menjadi salah satu merek yang paling banyak peminat.

Untuk lampu TL Led, Philips membanderol mulai Rp 35.000 hingga Rp 350.000. Misalnya, lampu TL Led Philips 36 watt dijual sekitar Rp 44.800-56.800. tersebut bisa saja berbeda, tergantung di mana Anda membelinya. Apakah melalui pembelian online atau di toko lampu/ langsung.

Di Indonesia, Philips memiliki Lighting Application Center (LAC) yang berlokasi di Jakarta. Hal ini turut menggambarkan komitmen perusahaan terhadap para pemangku kepentingan di Indonesia.

LAC akan berfungsi sebagai ruang demonstrasi untuk aplikasi inovatif Philips Lighting yang dilengkapi pencahayaan LED berteknologi canggih yang diprogram dengan fitur interaktif dan terkoneksi untuk pencahayaan yang berkelanjutan.

“Pencahayaan terkoneksi dapat menjadi tulang punggung kota pintar di mana lampu bisa dinyalakan kapan saja dan di mana saja saat diperlukan, mengoptimalkan pengoperasian, menghemat , dan membantu orang merasa lebih aman dan lebih nyaman,” jelas Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia.

“Philips Lighting Application Center kami yang baru di Indonesia akan menunjukkan bagaimana integrasi teknologi LED, kontrol pencahayaan dan perangkat lunak memungkinkan fungsi dan baru yang memampukan untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi baru,” pungkasnya.

Beberapa teknologi canggih yang dipamerkan, salah satunya teknologi Power-over-Ethernet, yang memungkinkan pegawai mengatur ruang kerja dengan smartphone dan pengelola gedung mengoptimalkan pemanfaatan ruang serta bangunan.

Teknologi-teknologi yang mereka miliki dipamerkan di dalam ruang seluas 422,5 meter persegi yang telah dibuat menyerupai ruang aplikasi sesungguhnya seperti di , supermarket, toko pakaian, arena olahraga, dan ruang perkotaan.

Loading...