Dinilai Miliki Kelebihan Dibanding Material Lain, Harga Impraboard di Gramedia Sekitar Rp 28 Ribuan

harga, impraboard, di, gramedia, bahan, kelebihan, merek, dagang, perusahaan, tema, warna, ketebalan, packaging, kemasan, tahan, benturan, promosi, media, pameran, ekonomis, suhuLembaran-lembaran impraboard (sumber:

Jika Anda pernah mendatangi pameran maket, mungkin akan melihat sejenis berongga. Anda juga bisa menemukannya di . Merek atau nama dagangnya adalah impraboard. Merek tersebut merupakan produksi dari PT Kreasi Dasatama. Perusahaan tersebut adalah pemilik dan pemegang merek Impraboard yang sudah didaftarkan dalam Daftar Umum Merek, Ditjen Hak Kekayaan Intelektual Departemen Hukum sejak tanggal 23 November 1983.

Impraboard yang ada di Gramedia, umumnya berukuran 100 cm x 75 cm. jualnya sekitar Rp 28 ribuan. Namun, ini bisa saja berubah sewaktu-waktu. Impraboard bisa berguna untuk berbagai hal, di antaranya packaging (kemasan). Produk dengan merek tersebut bisa dijadikan sebagai bahan kemasan karena dapat melindungi produk yang mudah rusak dan memerlukan perlindungan lebih ketika pengiriman.

Impraboard dinilai memiliki banyak kelebihan dibanding lainnya, seperti tahan air, ringan, kuat, mudah untuk diproses, hasil cetak bagus, higienis, dapat digunakan berulang kali. Impraboard menyediakan produk dengan pilihan , ketebalan, dan ukuran yang beragam. Di samping itu juga ekonomis, tidak mudah rusak dan tahan benturan, tahan terhadap suhu ekstrem, tahan terhadap sebagian besar bahan kimia, aman untuk aplikasi makanan.

Selain itu, bisa juga digunakan sebagai promosi seperti tempat pajangan, papan nama, gantungan, dan lainnya. Ditambah dengan pilihan warna menarik serta variasi ketebalan, maka kegiatan promosi akan menjadi lebih menyenangkan.

Jika Anda ingin melihat bagaimana produk merek Impraboard digunakan, bisa datang ke acara seperti Pameran Karya Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur Mahasiswa ITB. Dengan mengusung tema “Floating”, Arsitektur ITB mengadakan acara tersebut yang bertempat di Galeri Arsitektur Labtek IXB. Sebanyak 39 karya tugas akhir mahasiswa yang dipamerkan berupa desain masjid, hotel, perpustakaan, sekolah, museum, rumah , bandara, gedung teater, dan lain-lain.

Ketika memasuki galeri, disambut dengan karya-karya tugas akhir yang ditempelkan pada panel impraboard dan digantung dengan senar sehingga terkesan mengambang.

Maket karya diletakkan tepat di bawah panel sehingga pengunjung dapat dengan mudah melihat visualisasi tiga dimensi dari gambar. Hal yang menarik dari pameran tersebut adalah setelah melihat-lihat karya, pengunjung dipersilakan mengisi polling TA favorit dan kesan terhadap pameran di atas sebuah kotak yang menyala. Pengunjung juga dapat memperoleh katalog karya yang disediakan panitia.

Pameran ditujukan tidak hanya untuk mahasiswa ITB saja, melainkan juga mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi lain, di antaranya Universitas Parahyangan dan Universitas Langlangbuana. “Pameran ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berskala besar agar karya mahasiswa Arsitektur ITB dapat dikenal tidak hanya di dalam kampus namun juga di luar kampus,” ujar Senni Nurul Auliani, penanggung jawab acara.

Pameran karya tugas akhir mahasiswa Arsitektur ITB adalah acara yang diadakan secara berkala, yaitu setiap masa wisuda ITB pada bulan April, Juli, dan Oktober. Setiap pameran mengusung tema yang berbeda-beda, tentunya dengan display dan layout karya yang unik.

Loading...