Dinilai Hemat Energi, Harga Kompor Listrik Bodum Mulai Rp 1 Jutaan

harga, kompor, listrik, bodum, merek, induksi, di, pasaran, elpiji, LPG, PLN, hemat, waktu, keunggulan, efisien, fitur, timer, lock, impor, energi, kisaran, watt, mesin, beban, pemakaianCara menggunakan kompor-listrik Bodum (youtube: Nurahmad Suhaeli)

Di , jika Anda mencari listrik (induksi), mungkin akan menemukan Bodum. Bodum Induction Stove menggunakan perpaduan Jepang, Amerika dan Jerman yang menghasilkan yang memiliki efisiensi penggunaan energi listrik sampai 94%. dan elemennya diimpor dari Korea yang berkualitas tinggi.

Keunggulan Bodum Induction Stove yaitu dari penggunaan energi listrik yang hemat dibandingkan dengan produk kompor induksi lain. Kompor induksi Bodum menggunakan energi listrik dengan kisaran 200-1000 watt.

Selain itu keunggulan lain yang dimiliki kompor induksi Bodum yaitu lock yang berfungsi untuk pengamanan terhadap anak Anda. Dan timer yang berfungsi untuk mengatur waktu aktifnya kompor, jadi kompor akan mati sesuai dengan waktu yang ditentukan.

jual kompor Bodum mulai dari Rp 1 jutaan. Apabila Anda kesulitan mencari di toko, bisa mencari di beberapa situs online. Selain dinilai hemat energi, kompor listrik tersebut juga cenderung cepat proses masaknya. Sehingga, bisa efisien dari segi waktu.

Kompor listrik dianjurkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan. Ia menyarankan kepada PT PLN (Persero) untuk semakin menggencarkan promosi kompor listrik. Pasalnya, pemakaian kompor listrik dinilai dapat mengurangi konsumsi LPG yang bahan bakunya mayoritas masih impor.

“Saya anjurkan kepada rekan-rekan di PLN kalau cari pelanggan yang konsumsi listrik tinggi itu ya dipromosikan juga kompor listrik. Kita dorong supaya ada konversi pemakaian dari kompor LPG. Ini bisa kurangi impor LPG nasional,” ujar Jonan.

Ia juga mengatakan, konversi kompor LPG ke kompor listrik jauh lebih sederhana dan mudah, ketimbang mendorong penggunaan kendaraan listrik. Lagipula, harga untuk satu buah kompor listrik pun menurutnya masih relatif terjangkau. “Kompor induksi (listrik) itu harganya ada yang Rp 300-400 ribu, masih relatif terjangkau, bisa juga pakai cicilan bayarnya,” pungkas Jonan.

Mungkin sebagian besar masyarakat Indonesia masih menggunakan kompor LPG. Berbeda halnya dengan yang terjadi di Pulau Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur. Masyarakat di sana menggunakan kompor listrik untuk memasak setelah PLN berhasil menyalakan listrik 24 jam di daerah itu.

Sebanyak 122 keluarga di daerah pulau terluar Manggar itu, sekarang sudah bisa menikmati teknologi kompor induksi listrik sebagai pelengkap untuk memasak sehari-hari. terpasang PLTD Buku Limau sebesar 400 kilowatt (kW) dengan beban puncak sebesar 39 kW yang didukung oleh 1,6 kms jaringan tegangan rendah (JTR) dan 38 batang tiang besi.

Dengan 100 persen penggunaan kompor induksi listrik di Pulau Buku Limau, diharapkan beban puncak meningkat menjadi sekitar 50 kW sampai 80 kW sehingga mesin dapat beroperasi dengan maksimal selama 24 jam.

Menurut salah seorang warga, Karni, menggunakan kompor listrik itu hemat. Hal ini karena harga LPG di daerah itu cenderung mahal. Tabung elpiji di di Pulau Buku Limau harganya tidak menentu, kalau ombak lagi tinggi, per tabung gas mahal dan repot jika harus dibawa ke kota kalau ingin membeli LPG kembali.

Loading...