Diklaim Terbuat Dari Pewarna Alami, Permen Fox’s Kemasan Kaleng Dijual Harga Rp20 Ribuan

Harga, permen, Fox, Fox’s, kemasan, bag, plastik, tin, kaleng, 38gr, 125gr, merek, Nestle, anak, balita, bahaya, konsumsi, kaleng, kristal, crystal, varian, fruit, rasa, buah, passion, mint, berries, masyarakat, single, stickpack, manis, gula, cokelat, nafsu makan, MPASI, lapisan, gigi,Permen Fox's kemasan kaleng (instagram: @ayujatu)

Masyarakat tentu sudah tidak asing dengan salah satu merek permen, Fox. Permen dengan cita rasa manis yang menggoda dan bentuknya yang hampir menyerupai kristal ini kerap dijadikan pilihan untuk dihadirkan sebagai pemanis saat Lebaran, Natal, maupun hari-hari biasa. Permen Fox umumnya dikemas dalam kemasan plastik dan kemasan . jualnya bervariasi namun relatif terjangkau.

Permen Fox’s yang diproduksi oleh Nestle diklaim menggunakan pewarna alami yang diekstrak dari tumbuh-tumbuhan terpilih. Fox’s Fruit menghadirkan rasa buah, seperti strawberry, blackcurrant, lemon dan jeruk. FOX’S Fruit tersedia dalam kemasan single, stick pack yang praktis, bag, dan tin.

Sementara Fox’s Berries kini tersedia dalam rasa raspberry, blueberry, wildberry, dan black cherry. Kemudian Fox’s Passion Mints, merupakan perpaduan rasa mint dan buah yang menyegarkan, dilengkapi dengan pewarna alami, menjadikan FOX’S Passion Mint sebagai tambahan yang dinanti dalam rasa FOX’S.

“Permen Fox’s hadir dengan varian rasa manis yang menyegarkan. Diproses secara higienis, sehingga ideal dinikmati pada saat Anda merasa bosan dalam perjalanan,” ucap salah seorang penjual permen Fox’s.

Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, alasan lain masyarakat mengonsumsi permen Fox’s adalah harga jualnya terjangkau. Fox’s rasa buah 38gram dengan harga Rp3.500, Fox’s Crystal Clear kemasan plastik 125gr Rp5.500, Fox’s 90 bag mints Rp7.000, dan Fox’s Berries kemasan kaleng 180gr ditawarkan dengan harga Rp20 ribuan.

Rasa permen yang enak dan manis membuat ketagihan. Apalagi jika tidak ada aturan di rumah mengenai konsumsi permen. Permen tidak akan menjadi buruk, jika dikonsumsi dengan tepat secara moderat dan memilih permen yang bermutu baik.

Lantas, kapan anak boleh makan permen? Jawabannya adalah tidak ada patokannya. Tapi, sebaiknya di atas usia 3 tahun, mengingat bentuk permen yang kecil dan keras berisiko tersedak jika diberikan pada anak di bawah usia 3 tahun.

Anak usia 3 tahun biasanya sudah tidak tersedak mengisap permen, sehingga orang tua sudah membolehkannya makan permen. Meskipun begitu, banyak juga orang tua yang meloloskan anaknya makan permen di usianya yang masih sangat kecil. Balita yang suka mengonsumsi permen lama-lama lapisan email gigi susunya akan rusak.

Akan lebih baik jika si kecil usia di bawah tiga tahun tidak dulu diperkenalkan dengan yang manis-manis. Pasalnya anak lebih suka (ketagihan) terhadap rasa manis, dan memang secara natural orang lebih suka rasa manis. Untuk bayi yang sedang belajar mengenal rasa, sebaiknya MPASI yang diberikan jangan hanya satu rasa saja (monoton). Kenalkan juga dengan MPASI rasa lain secara bergantian. Dan bubur coklat boleh saja diberikan sebagai bagian dari memperkaya rasa.

Dampak jika mengonsumsi makanan manis-manis seperti cokelat atau permen terlalu sering akan membuat anak cepat kenyang, sehingga dapat mengurangi nafsu makan. Atau sebaliknya, anak akan mengalami obesitas karena makan yang manis-manis secara berlebihan.

Loading...