Diklaim Tanpa Asam Lemak Trans, Harga Minyak Goreng Filma 2 Liter Mulai Rp 28 Ribuan

Minyak Goreng - www.agrofarm.co.idMinyak Goreng - www.agrofarm.co.id

goreng di Indonesia diramaikan oleh berbagai terkemuka seperti Bimoli, Fortune, Sania, hingga Filma. Dari sekian banyak merk yang ada, Filma mungkin menjadi salah satu brand yang fokus memproduksi goreng sehat tanpa asam lemak trans di dalamnya. Dengan yang bersaing, minyak goreng Filma bisa ditemui dengan mudah di berbagai maupun pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia.

Di Indomaret misalnya, harga minyak Filma 2 liter (2000 ml) kemasan pouch sekitar Rp 28.500. Sedangkan di Alfamart harga minyak goreng Filma 2 liter kemasan pouch dibanderol antara Rp 29.900 hingga Rp 30.700, kemasan botol 2 liter harganya Rp 33.700 hingga Rp 37.400, dan minyak goreng Filma Signature Olive Oil 2 liter sekitar Rp 36.500.

Sebagai minyak goreng, pihak PT Sinar Mas Agribusiness and Food berupaya untuk mengatasi berbagai kekhawatiran masyarakat terhadap minyak sawit olahan beserta kaitannya dengan kesehatan. “Salah satu inovasi terbaru yang dilakukan pada awal tahun (2017) ini adalah memformulasikan kembali produk perusahaan agar dapat menghilangkan asam lemak trans (trans fat free), tanpa mengorbankan mutu produk,” ucap Head of R&D Sinar Mas Agribusiness and Food, Paul Wassell, seperti dilansir InfoSawit.

Tak hanya itu, sejak beberapa tahun lalu PT Sinar Mas mulai melebarkan sayapnya ke luar negeri. Produsen minyak goreng merek Filma dan Kunci Mas ini berupaya mengekspor produknya hingga ke Nigeria. “Mudah-mudahan bisa menyasar di Nigeria walaupun memang jumlahnya masih kecil,” tutur Direktur Utama SMAR Edy Saputra Suradja beberapa tahun lalu.

Lebih lanjut Edy mengatakan jika pihaknya sengaja melakukan ekspansi ke Afrika karena selama ini sebagian besar produknya diekspor ke sejumlah di Asia seperti dan India. Diharapkan dengan perluasan pasar baru tidak akan membuat jenuh di masa mendatang. “Untuk saat ini komposisi pemasaran produk olahan milik SMART sebesar 55 persen diekspor dan 45 persen untuk pasar domestik. Sekitar 2.000-3.000 per tahun total ekspor ke Afrika,” ungkapnya.

Loading...