Diklaim Punya Tiga Keunggulan Nutrisi, Harga Susu Dancow 1+ Mulai Rp74 Ribuan

Minum Susu - lifestyle.kompas.comMinum Susu - lifestyle.kompas.com

Para kini telah banyak yang meluncurkan produk susu formula untuk memfasilitasi kebutuhan buah hati ketika si ibu tidak mampu memberikan ASI secara optimal. Salah satu susu formula untuk bayi yang cukup terkenal di pasaran Indonesia adalah Dancow 1+. Ditawarkan dengan mulai Rp74.000 untuk kemasan 800 gram, susu ini disebutkan berguna untuk membantu tumbuh kembang balita berusia satu sampai tiga tahun.

Untuk lebih melengkapi aspek nutrisi pada anak, Dancow 1+ kini telah dilengkapi dengan Excelnutri+, terbaru dari Nestle Research Center, Swiss. Nestle Dancow Excelnutri+ hadir dengan tiga keunggulan nutrisi untuk perlindungan, perkembangan otak, dan fisik. “Kami harap inovasi terbaru kami yang didukung oleh Nestle Research Center ini dapat membantu si kecil mencapai tumbuh kembangnya yang optimal dari sisi nutrisi,” jelas Senior Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+ Nestle Indonesia, Riza Nopalas.

Sementara itu, Category Marketing Manager Dancow Growing Up Milk, Jasmin Lumanta Estacio, menambahkan bahwa dengan produk ini, orang tua tidak perlu lagi khawatir karena si kecil sudah terlindungi dengan asupan nutrisi yang terkandung di dalamnya, sehingga ia dapat melakukan eksplorasi dan siap berpetualang. “Penyempurnaan nutrisi Nestle Dancow Excelnutri+ merupakan komitmen Dancow 1+ untuk turut mewujudkan anak Indonesia yang lebih sehat,” katanya.

Selain inovasi Dancow Excelnutri+, susu Dancow 1+ diklaim telah dilengkapi dengan berbagai nutrisi penting, seperti protein, makro-nutrien, mikro-nutrien, zat besi, asam linoleate, dan asam a-linoleate sebagai asam lemak esensial. Di beberapa beli online, Dancow 1+ kemasan 800 gram ditawarkan dengan harga mulai Rp74.000, sedangkan kemasan 1000 gram dengan harga mulai Rp91.000. Susu ini sendiri hadir dalam berbagai varian , seperti cokelat, madu, dan vanilla.

“Kalau memang ASI tidak tersedia, boleh saja diganti dengan susu formula, sampai ASI yang ada pada ibu keluar dengan sendirinya,” jelas Ketua UKK Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. M. Juffrie, SpA(K), PhD. “Ada tiga kondisi ketika ASI tidak dapat diberikan pada bayi, yaitu saat ibu sakit, ASI tidak tersedia, dan anak yang sedang sakit.”

Loading...