Diklaim Menyembuhkan Jamur, Minyak Vco Untuk Kucing Dijual Mulai Ukuran 30ml Harga Rp 8.000

Minyak VCO - (Sumber: suppversity.blogspot.com)Minyak VCO - (Sumber: suppversity.blogspot.com)

Virgin Coconut Oil tidak hanya dapat digunakan dan bermanfaat untuk manusia saja. itu juga bisa dipakai oleh kucing. Menurut sumber, tersebut dapat menghilangkan jamur pada kucing dan bagus untuk bulunya. Harganya bermacam-macam, untuk ukuran 60ml umumnya Rp 35.000/botol kecil. Sedangkan untuk ukuran botol 30ml Rp 8.000.

Untuk mengatasi jamur, cara penggunaannya adalah dengan cara mengoleskan di bagian tubuh kucing yang terkena jamur. Hal tersebut sesuai dengan saran drh. Puspasari Respatiningtyas, “Vco untuk jamur lebih baik, kalau konsumsi lebih baik minyak ikan 1 kapsul. Kalau vco bagus dioleskan ke jamur. Kalau sudah sembuh, ciri-cirinya tentu tidak gatal, rambut, dan kulit sehat kembali.”

Lalu, apakah terdapat perbedaan antara minyak kelapa buatan sendiri dengan VCO yang dijual di petshop atau apotek? Menurut drh. Puspasari, hal tersebut tidak ada bedanya. “Sebenarnya tidak ada perbedaan selama memang asli.” ujar drh. Puspasari.

Apabila tidak sengaja terjilat oleh kucing Anda, dianggap tidak akan menimbulkan keracunan. Selain mengobati jamur pada kucing, VCO juga dinilai dapat menumbuhkan kembali bulu kucing yang botak akibat jamur, tetapi hasilnya mungkin tidak bisa didapatkan secara instan.

Supaya dalam memelihara kucing, Anda dapat melakukannya dengan baik, beberapa hal ini perlu diperhatikan, misalnya ketika Anda membeli kucing dari usianya yang masih kecil (2 bulan), maka wajib memperhatikan kesehatannya. “Kucing sehat bisa dilihat dari makan minumnya, buang airnya, dan pancaran wajahnya ceria,” kata drh. Dewi

Setelah itu, Anda wajib membawanya ke hewan untuk diberi vaksin dan vitamin. Biasanya obat pertama yang diberikan obat cacing, sedangkan vaksinnya adalah S3 yang juga bisa berperan sebagai anti-bodi.

“Kenapa diberikan di usia dua bulan pertama? Karena dalam fase itu anti-bodi tubuhnya sudah mulai menurun dan harus diberi vaksin untuk pertahanan diri untuk satu tahun ke depan,” tambah dokter Dewi.

Apabila kucing peliharaan Anda termasuk yang berbulu lebat, maka harus rutin digrooming, sisir, potong kuku, dan perawatan lainnya setidaknya seminggu sekali. “”Tapi kalau kucing bulu pendek, dua minggu sekali saja karena debu nggak terlalu nempel,” ujar wanita lulusan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta tersebut.

Hal yang tidak kalah penting adalah kebersihan. Tidak disarankan membuang kotoran kucing dengan tangan kosong, karena bakteri dan virus yang terkandung di dalamnya berbahaya. Untuk membuangnya, sebaiknya gunakan sarung tangan dan rajin mengganti pasirnya dengan yang baru.

Pada dasarnya, dalam merawat kucing, Anda harus mempunyai komitmen untuk konsisten menjaga serta merawat kucing sebaik mungkin. “Kucing harus dirawat sebaik mungkin karena kalau tidak demikian, ia akan sakit dan bisa menular ke kita.” jelas drh. Dewi.

Apabila hal-hal tersebut dilakukan, bukan tidak mungkin kucing Anda akan terbebas dari penyakit seperti jamur atau stres, yang nantinya akan berakibat terhadap kerontokan bulunya.

Loading...