Diklaim Mencerahkan Muka, Cream Zam Zam Belum Mendapat Sertifikat Dari Bpom

Zam-Zam Cream - (Sumber: liveabout.com)Zam-Zam Cream - (Sumber: liveabout.com)

Wajah kusam merupakan salah satu masalah wajah yang dialami sebagian orang. Salah satu cara membuat wajah menjadi tidak kusam adalah melakukan . Di , yang menawarkan solusi bagi masalah wajah tersebut tersedia dalam berbagai merek. Contohnya, Cream Zam Zam.

Produk tersebut memiliki yang diklaim dapat mencerahkan muka, menyamarkan noda hitam (bahkan flek tebal sekalipun), meremajakan , mengikis mati/bekas jerawat/jerawat batu, mengecilkan pori-pori, dan membuat bening, dan tampak putih merata dalam waktu 3 minggu.

Komposisi dalam produk Cream Zam Zam antara lain arbutin, kojic acid, AHA, dan Vitamin E. Ada dua macam yang disediakan, yaitu kulit nantinya akan terkelupas, dan yang tidak. Dalam 1 Zam Zam ada 2 macam, biru dan pink (cream siang/malam, toner, sabun). biru itu prosesnya nanti kulit akan terkelupas, sedangkan yang pink itu kulit tidak akan mengalami proses tersebut. satuan cream siang/malam Zam Zam sekitar Rp 160.000. Cream Zam Zam ini belum mendapat sertifikat dari BPOM.

Selain cream siang dan malam, merek Zam Zam juga memiliki produk lain seperti masker, serum, lotion, sabun, toner, dan lainnya. Harga satuan produk mulai dari Rp 55.000-250.000.

Tetapi, bagi Anda yang ingin menggunakan produk kosmetik maupun perawatan disarankan untuk berhati-hati. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sekitar 39 produk kosmetik dengan kandungan bahan berbahaya beredar luas di pasaran.

Hal ini dibenarkan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Pusat Suratmono. “Paling banyak produk ilegal tersebut berasal dari negara yang berbatasan langsung dengan . Salah satunya Filipina,” ujarnya.

Penyataan senada diungkapkan oleh Kepala BPOM Sulut Dra Rustyawati Apt Mkes Epid. Ia mengatakan, di Sulut masih banyak ditemui produk kosmetik ilegal dan mengandung bahan kimia berbahaya. “Banyak yang sudah kami tarik izin penjualannya. Kami sudah langsung tindaklanjuti bahkan sampai karena hukum,” tuturnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih bijaksana membeli produk yang beredar di pasaran. “Harus teliti dan hati-hati. Jangan terpancing dengan harga murah,” pintanya.

Pada kesempatan terpisah, dokter kecantikan, dr. Natalia Montolalu mengatakan bahwa menggunakan bahan kosmetik yang mengandung merkuri bisa menimbulkan kerusakan pada kulit wajah. Apalagi jika digunakan dalam jangka panjang. “Akan membuat rusaknya jaringan kulit dari epidermis hingga dermis menjadi rusak,” jelasnya.

Ia membeberkan ciri-ciri kosmetik dengan kandungan bahan merkuri yang berakibat wajah menjadi kemerahan, perih seperti terbakar, dan akan timbul flek hitam di seluruh area wajah. “Bahkan yang lebih parah adalah bisa menyebabkan kanker kulit pada wajah. Jadi hindari kosmetik yang mengandung merkuri karena sangat berbahaya bagi kulit wajah,” ucapnya.

Loading...