Diklaim Bisa Panen Dalam Waktu 5th, Harga Bibit Jati Unggul Nusantara (JUN) Rp15 Ribuan

Harga, bibit, jati, unggul, nusantara, 5, 6, tahun, th, panen, jenis, pohon, benih, per, batang, pertumbuhan, cepat, akar, tunggang, majemuk, bentuk, pengakaran, jangka, waktu, warga, varietas, pemerintah, masyarakat, petani, lahan, produktif, diameter, batang, awet, kayu, furniture, pondasi, perabotan, lemari, meja, 5thIlustrasi: bibit pohon jati unggul nusantara (sumber: Tokopedia)

termasuk sejenis perkebunan yang biasanya dimanfaatkan produk kayunya. jati memang sudah terkenal sebagai bahan perabotan yang tahan banting. Karena itu, tak heran jika kayu ini kerap digunakan untuk membuat pondasi rumah maupun perabotan seperti kayu, lemari, dan juga meja. Bahkan, menurut sebuah sumber, 95 persen perajin furniture dari Jepara memproduksi perabotan dari kayu jati.

jati sendiri mempunyai kriteria dan karakter yang ideal jika dimanfaatkan untuk bahan baku bangunan atau mebel. Maka wajar jika kayu dari jati ini dibanderol dengan yang lebih mahal daripada kayu lainnya. Dengan kualitasnya yang andal, awet dan tahan lama, tak heran jika banyak orang mulai menjadikan jati sebagai ladang peluang usaha yang menjanjikan.

Jati unggul nusantara adalah jenis jati pertama di dunia, dengan akar tunggang majemuk. Suatu bentuk pengakaran yang mempunyai pertumbuhan sangat cepat, dengan jangka waktu panen 5th (tahun) sampai 6 tahun. Ukuran saat panen berdiameter 28-32 cm, dengan kategori kayu jati kelas A3. Harga bibit kayu jati unggul nusantara biasanya berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per biji.

Bagi pengendara yang biasa melintas di Jalan Mulo-Tepus, Wonosari, tepatnya di Mojo Jerit barangkali akan merasa takjub melihat pertumbuhan pohon-pohon jati yang demikian cepat. Kurang dari setahun, tingginya sudah mencapai rata-rata 4 meter, bahkan tidak sedikit yang mencapai 6 meter. Kian menakjubkan karena batang pohon-pohon itu berdiri lurus dan nyaris tak bercabang.

Salah seorang pengendara yang hampir setiap hari melintas, Ngatino mengungkapkan kekagumannya atas pertumbuhan pohon-pohon jati tersebut. “Ya, heran, tumbuhnya bisa cepat sekali dan hampir tak ada cabangnya,” katanya kepada Kabar Handayani.

Kekaguman serupa juga diungkapkan Narto Wagimin, warga Dusun Banyu Manik yang terletak bersebelahan dengan hutan. “Belum ada setahun umurnya, tapi kok sudah tinggi sekali. Padahal kalau jati biasa untuk mencapai tinggi 5 meteran paling tidak umurnya sudah di atas 4 tahun,” jelasnya.

Di temui di hutan Mojo Jerit, Mantri Hutan RPH Mulo Wardiyo mengatakan, bahwa jati dengan pertumbuhan sangat cepat itu bernama Jati Unggul Nusantara (JUN). Menurutnya jika pertumbuhan normal jati unggul tersebut bisa dipanen ketika berusia 8 tahun dengan diameter batang mencapai 1 meter dan tinggi rataan 12 meter.

Lebih lanjut Wardio menjelaskan, bahwa selain bibit yang berkualitas bagus, perawatan dan pemupukan menjadi kunci keberhasilan dalam penanaman pohon jati. “Walau bibit bagus, tapi perawatan tidak diperhatikan, ya, pertumbuhan akan lambat,” jelasnya

Dihubungi secara terpisah, Ketua Kelompok Tani Sari Sehat Desa Hargosari, Tanjungsari  Haryanto berharap pemerintah mau mengupayakan pembibitan jati unggul untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. Menurutnya lahan-lahan kurang produktif yang selama ini tidak dimanfaatkan warga, bisa ditanami jati varietas unggul tersebut. “Dengan menanam jati unggul, ke depan, masyarakat khususnya petani akan lebih sejahtera,” pungkas Haryanto.

Loading...