Dikenal Luas Oleh Masyarakat, Harga Air Mineral Club 2017 Dianggap Terjangkau

Air Mineral ClubAir Mineral Club

Selain Aqua, merek air mineral yang juga sudah dikenal luas oleh masyarakat adalah Club. Diproduksi oleh PT Tirta Bahagia, Club menjadi salah satu air mineral yang juga digemari di kalangan .

air mineral Club dianggap terjangkau, juga tidak begitu jauh dari Aqua. Mungkin harganya sedikit lebih murah. Jika Anda pergi ke Indomaret atau Alfamart, air mineral merek ini mudah ditemukan. Misalnya di Indomaret, air mineral Club ukuran 600ml di tahun 2017 ini Rp 3.000.

Produsen air mineral Club, PT Tirta Bahagia dari beberapa tahun lalu telah diakusisi oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melalui dua anak usahanya, PT Tirta Makmur Perkasa (TMP) dan PT Tirta Sukses Perkasa (TSP) telah mengakuisisi aset produsen Club tersebut. Akuisisi tersebut mencapai Rp 2,2 triliun.

“Perseroan telah menandatangani conditional sale and purchase of assets agreement (perjanjian) dengan 22 perusahaan yang tergabung dalam Grup TB,” kata Direktur Utama ICBP, Anthoni Salim.

Sebelumnya Indofood CBP bersama Asahi Group Holdings Southeast Pte Ltd membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan PT Multi Bahagia untuk memproduksi dan memasarkan AMDK di Indonesia. Selanjutnya perusahaan ini membentuk entitas usaha TMP dan TSP.

Anthoni mengatakan bahwa perjanjian dengan grup TB ini dilakukan sehubungan dengan aset yang terkait dengan manufaktur, pemasaran serta kemasan produk AMDK. Aset yang akan diambil alih antara lain meliputi tanah, bangunan, , kendaraan, furnitur & fixture inventory serta merek dagang. “Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 2,2 triliun,” ujar Anthoni Salim.

Direktur Utama ICB mengatakan bahwa aliansi tersebut memungkinkan perseroan lebih cepat melakukan penetrasi pasar AMDK yang merupakan segmen terbesar dalam industri non-alkohol, yakni mencakup 30 persen dari seluruh pasar non-alkohol di Indonesia.

Penggabungan antara ICBP, Asahi dan Multi Bahagia diharapkan akan menempatkan perseroan pada posisi yang baik untuk menangkap peluang pasar produk ADMK di Indonesia. Langkah ini juga guna memperkuat kegiatan usaha ICBP di industri minuman non-alkohol, serta mempercepat laju perseroan.

Sementara itu, di Jawa Barat, pabrik Club mengalami sedikit masalah dengan pejabat setempat, lebih tepatnya Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Pejabat setempat melakukan sidang tindak Pidana Ringan (Tipirig) terhadap perusahaan air minum dalam kemasan tersebut.

Sebelumnya, perusahaan tersebut telah disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor karena perusahaan tersebut menuai polemik dengan para pekerja. Perusahaan tersebut dinilai melanggar beberapa peraturan yang telah ditentukan pemerintah, termasuk izin yang belum diurus.

“Jadi pada saat melakukan penyegelan, kita minta PPNS Provinsi untuk melaksanakan proses penyidikan karena kaitannya dengan perizinan air itu perdanya ada di Provinsi, hingga akhirnya turun dari provinsi untuk proses penyidikan untuk di lakukan,” ujar Kabid Penegakan dan Perundang-undangan dari Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Rido.

Loading...