Dikembangkan Dengan Cara Padat Karya, Tiket Masuk Ke Candi Sojiwan Terbilang Murah

tiket, masuk, ke, candi, sojiwan, padat, karya, masyarakat, ekonomi, wahan, pintu, masuk, taman, situs, budaya, cagar, objek, manfaat, retribusi, resmi, area, pos, utama, pengunjung, murah, hargaCandi Sojiwan, peninggalan sejarah terletak di Klaten, Jawa Tengah (sumber: tribunnews.com)

Sojiwan terletak di daerah Klaten, Yogyakarta, Jawa Tengah. setinggi kira-kira 27 m itu selesai dipugar dan diresmikan pada 16 Desember 2011 lalu. Keunikan ini terletak pada reliefnya yang memuat kisah dengan penggambaran melalui sosok binatang atau fabel. Pesona inilah yang membuat lokal maupun mancanegara berdatangan ke Candi Sojiwan.

Candi tersebut berada di sebuah area terbuka yang cukup luas. Panjang halamannya saja kira-kira lebih dari 100 meter sebelum sampai ke candi utama. Pengunjung perlu membeli masuk dengan cara mengganti retribusi sebesar Rp2.000,-. Tiket ini bisa diperoleh di pos jaga yang terletak di bagian depan halaman candi.

Di sebelah barat candi, dibangun sebuah taman seluas 8 hektare yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Murakabi. Taman dilengkapi berbagai fasilitas seperti gazebo, spot selfie berlatar belakang Candi Sojiwan, hingga beragam wahana permainan memanfaatkan ban bekas. Pohon-pohon ditanam di sekitar taman meski belum rindang.

Sekretaris BUM Desa Murakabi, Siti Sriyanti, mengatakan pengembangan taman itu dilakukan sejak 2017. Soal biaya masuk ke taman tersebut, Siti mengatakan tarifnya Rp 5.000/orang sejak dua hari sebelum Lebaran. “Selain dari warga lokal, wisatawan mancanegara juga ada yang datang ke taman seperti wisatawan asal Jepang,” kata Siti.

Siti berharap ada pengalihan pintu masuk Candi Sojiwan melalui taman yang dikembangkan desa. Dengan cara tersebut, para pengunjung candi bisa berdatangan ke Sojiwan sembari menikmati wahana yang ada di taman hingga mendongkrak perekonomian warga setempat. “Harapan kami pintu masuk candi bisa dialihkan dari barat. Dengan cara itu, pengunjung bisa terdongkrak,” katanya.

Sementara itu, demi perbaikan Candi Sojiwan, PT Taman Wisata Candi (TWC) mengadakan padat karya yang diikuti oleh warga sekitar. Menurut Kepala Desa Kebondalem Kidul, Bagus Sudarwanto SE mengatakan pihaknya dan warga tentu memiliki semangat yang sama dalam mengikuti padat karya ini selain merawat cagar kegiatan ini sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Selain menjaga kegiatan ini kan juga untuk memberikan kesadaran pada masyarakat untuk menjaga budaya sekaligus cagar budaya itu dipersiapkan agar juga menjadi yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara ,” ujar Bagus.

Di lain sisi, padat karya tunai yang diinisiasi oleh BUMN itu dinilai memang concern menjaga situs candi-candi di wilayah Jateng dan DIY melalui kegiatan semacam ini mengajak masyarakat untuk mulai sadar akan perlindungan dan bagi cagar budaya.
Selain menjaga warisan, melalui kegiatan ini menjadi awal bagi pihaknya untuk mendorong perekonomian warga setempat dengan meningkatkan fasilitas yang ada di Candi Sojiwan.

“Konsep pengembangan desa wisata yang perlu didorong adalah ekonominya. Ekonominya harus berjalan dulu, harus hidup maka konsepnya ke depan kita nanti akan mendorong untuk dibentuk BUMDes untuk masyarakat sekitar,” kata Edy, perwakilan dari PT TWC.

Loading...