Dijual Terjangkau, Harga Edamame di Superindo dan Giant Rp 2 Ribuan per 100 Gram

Ilustrasi : Kacang Edamame atau kacang kedelai jepang - www.runningtothekitchen.com

Edamame atau yang kerap disebut Jepang memang belakangan dikenal sebagai cemilan sehat yang cukup mengenyangkan dan cocok dikonsumsi saat sedang diet. Kacang edamame kini sangat mudah ditemukan di . Tak hanya di , kacang edamame pun banyak pula dijual di pusat perbelanjaan atau supermarket seperti Carrefour, Hypermart, Superindo, dan Giant. Selain itu, minimarket seperti Alfamart dan Indonesia biasanya juga ada yang menjual edamame beku alias frozen dengan harga yang variatif.

Sebagai informasi, saat ini harga edamame di Superindo sedang promo dari harga normal sebesar Rp 2.625 menjadi hanya Rp 2.195 saja per 100 gram. Promo kacang edamame segar ini berlaku hingga tanggal 21 November 2018. Sayangnya masih belum ada promo untuk kacang edamame di Giant. Sebelumnya, Giant menawarkan edamame lokal dengan harga promo Rp 1.990 per 100 gram dari harga normal Rp 2.630.

Hingga kini kacang edamame bukan hanya memiliki dari segi saja, tetapi juga menjadi salah satu komoditas ekspor andalan dari Jember, Jawa Timur. Bahkan edamame produksi PT Mitratani Dua Tujuh, anak usaha PT ‎Perkebunan Nusantara (PTPN) X disebut-sebut telah mendunia sejak 20 tahun silam. Pasalnya Mitratani mampu memproduksi hingga 9.000 ton edamame tiap tahunnya di atas kebun seluas 1.500 hektare.

“Sebanyak 9.000 ton produksi edamame, sebesar 85 persen untuk ekspor dan 15 persennya memenuhi kebutuhan pasar domestik,” kata Direktur Mitratani, Wasis Pramono, seperti dilansir Liputan6. Adapun -negara tujuan ekspor utama edamame Jember mencakup Jepang, Eropa, Kuwait, Malaysia, Australia, hingga Amerika Serikat (AS).

Lebih lanjut Wasis mengatakan bahwa Jepang adalah negara yang paling banyak menyerap edamame produksi Mitratani, yakni dengan angka mencapai 80% dari keseluruhan ekspor, atau sekitar 6.120 ton. “Memang 80 persen edamame kami diserap Jepang. Karena kebutuhan edamame di Jepang besar sekali sampai 200 ribu ton. Sebanyak 150 ribu ton dipenuhi dari hasil dalam negeri dan 50 ribunya dari kami dan negara lain,” tutur Wasis.

“Keunggulan edamame kami non kolesterol, tidak memicu asam urat, dan sudah bersertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point), DRC, dan sertifikat halal. Pakai pestisida pun terbatas karena kami dikontrol pembeli,” tandas Wasis.

Loading...