Dijual di Apotik Seharga Rp350 Ribuan, Bolehkah Obat Jerawat Isotretinoin Digunakan Oleh Ibu Hamil?

Wajah Jerawat - (Sumber: today.com)Wajah Jerawat - (Sumber: today.com)

Jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit yang beragam jenisnya. Namun apapun jenisnya memang jerawat kerap dianggap sesuatu yang menjengkelkan. Terlebih pada jerawat batu, yang merupakan jerawat yang muncul karena faktor hormonal. Perlu perawatan tertentu untuk mengatasi jerawat yang satu ini, mulai dari penggunaan obat pengendali hormon hingga pil KB, maupun penggunaan obat Isotretinoin.

Isotretinoin merupakan salah satu jenis obat untuk mengatasi jerawat. Isotretinoin berfungsi untuk menekan aktivitas kelenjar minyak pada kulit sehingga jumlah minyak yang dihasilkan berkurang. Selain itu obat ini juga bisa mengurangi ukuran kelenjar minyak dan peradangan yang timbul akibat jerawat.

Jika terjadi peradangan, tersedia obat oles Isotretinoin yang mengandung eritromisin atau antibakteri. Apabila perawatan yang dilakukan dengan obat oles isotretinoin tidak kunjung mereda, akan meresepkan tablet atau kapsul isotretinoin untuk mengatasi jerawat yang lebih parah.

Untuk jerawat nodul atau jerawat batu yang parah, Isotretinoin dikonsumsi 0,5-1 mg/kg/hari melalui mulut dalam 2 dosis yang terbagi rata. Untuk pasien dengan penyakitnya sangat parah dan luka yang membekas, 2mg/kg/hari. Untuk jerawat nodul parah anak – anak 12 tahun ke atas, 0,5-1 mg/kg/hari secara oral dalam 2 dosis terbagi. Isotretinoin dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan dengan menelan seluruh kapsul tanpa dihancurkan atau dikunyah.

Obat jerawat yang di beberapa apotik dengan Rp350 ribuan ini memiliki efek samping seperti alergi, gatal-gatal, pembengkakan pada , lidah, bibir, dan tenggorokan serta kesulitan bernapas. Selain itu juga mempunyai gejala seperti pandangan kabur, sakit kepala tiba-tiba, masalah pendengaran, dan lainnya.

“Ibu hamil dilarang menggunakan obat jerawat yang mengandung isotretinoin, benzoil peroksida, dan tretinoin. Kandungan-kandungan tersebut dapat mengakibatkan cacat lahir serius pada bayi,” ucap Heidi Murkoff, penulis buku seri What to Expect.

Perubahan hormon saat hamil juga kerap membuat ibu hamil menjadi berjerawat. Terlebih bagi mereka yang sering berjerawat sebelum menstruasi. Sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk mengetahui kandungan obat apa saja yang aman dan tidak aman bagi ibu hamil.

Selama pengunaan isotretinoin 10 mg dan setidaknya enam bulan usai penggunaan dilarang untuk melakukan wax, perawatan dengan laser atau dermabrasion karena isotretinoin bisa membuat kulit lebih sensitif atau rapuh. Selain itu, hindari sinar terik matahari saat menggunakan obat isotretinoin serta gunakan tabir surya dengan SPF minimal 15. Ini karena isotretinoin dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Umumnya efektivitas penggunaan isotretinoin akan terlihat setelah empat pekan pemakaian. secara penuh baru akan terlihat setelah isotretinoin digunakan hingga empat bulan. Menghentikan perawatan terlalu cepat dan menganggap obatnya tidak bekerja adalah penyebab utama gagalnya perawatan isotretinoin. Konsultasikan dengan dokter jika setelah enam pekan penggunaan isotretinoin, kemajuan belum terlihat sedikitpun.

Loading...